Suara.com - Petugas tol merekayasa lalu lintas di jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta. Di sana diberlakukan contraflow sepanjang 15 kilometer.
Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan arus balik libur panjang 17 Agustusan.
Kepala Departemen Komunikasi dan Pemasaran Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division, Corry Annelia Poundti, dalam siaran pers yang diterima di Kabupaten Karawang, Minggu, mengatakan, contraflow diterapkan karena arus lalu lintas dari arah Cikampek menuju Jakarta cukup padat.
Rekayasa lalu lintas contraflow diterapkan pada Minggu sore, mulai dari Kilometer 61 jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta hingga Kilometer 47.
Dengan diberlakukannya contraflow diharapkan dapat mencairkan kepadatan akibat adanya kendaraan keluar dan masuk kendaraan di rest area Kilometer 52 arah Jakarta.
Pada Minggu sore ini, kepadatan kendaraan di jalan Tol Jakarta arah Jakarta juga dipicu adanya kendaraan truk yang mogok di Kilometer 53 arah Jakarta yang dalam proses penanganan petugas.
Menurut dia, pemberlakuan contraflow merupakan diskresi pihak kepolisian.
Pihak Jasa Marga hanya melakukan dukungan untuk kelancaran contraflow.
Jadi Jasa Marga menyiagakan petugas dan penyiapan rambu-rambu.
Baca Juga: Mengharukan, Cerita Adinda Thomas Kibarkan Bendera Merah Putih di Jepang
Sesuai dengan pantauan di lapangan, arus lalu lintas di jalan Tol Jakarta Cikampek sepanjang Minggu siang hingga sore didominasi kendaraan pribadi. (Antara)
Berita Terkait
-
Bukan Mewah, Begini Konsep Upacara 17 Agustus di IKN Menurut Basuki Hadimuljono
-
Dari Sunset hingga Pertunjukan Musikal, Ini 5 Cara Seru Menghabiskan Libur Panjang di Jakarta
-
Libur Panjang, Trafik Penumpang-Kendaraan di Merak-Bakauheni Membludak
-
Gohan Buat Haru Penonton, Ini 5 Rekomendasi Film untuk Libur Panjang
-
Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang