Suara.com - Sebuah perusahaan asal Amerika Serikat memberikan bayaran Rp 442 juta untuk lima pasangan yang mau bercinta di sejumlah ranjang berbeda untuk survei.
Menyadur The Sun, Rabu (19/8/2020), lima pasangan akan mendapatkan bayaran hingga 3.000 dolar AS atau sekitar Rp 442 juta untuk berhubungan intim di ranjang yang dan kemudian memberikan tanggapan terhadap ranjang tersebut.
Sleep Standards, situs web yang menerbitkan saran dan ulasan terkait tempat untuk tidur, akan mengirimkan ranjang baru kepada lima pasangan yang beruntung setiap minggu untuk dicoba guna menemukan produk terbaik untuk berhubungan intim.
"Jika Anda pasangan - kabar baik !," tulis perusahaan di situs web mereka.
"Kami sedang mencari 5 pasangan beruntung yang dapat mengambil bagian dalam eksperimen kami." tulis Sleep Standart.
"Kami akan mengirim Anda ranjang baru setiap minggu dan yang harus Anda lakukan hanyalah memberi kami ulasan jujur tentang seberapa bagus kasur itu untuk berhubungan seks," jelas Sleep Standarts.
"Anda bisa mendapatkan bayaran untuk melakukan apa yang Anda lakukan dalam kehidupan sehari-hari Anda - Seks!" tegasnya.
Untuk menjaga privasi, setiap tanggapan dari pasangan mengenai ranjang tersebut tidak akan mencantumkan nama atau identitas apapun.
Suvey mengenai ranjang tersebut akan berlangsung selama delapan minggu, jadi setiap pasangan akan mendapatkan delapan ranjang berbeda.
Baca Juga: Pesawat Presiden Amerika Serikat Donald Trump Nyaris Tabrak Drone
Mereka melakukan survei ini dalam rangka mencari ranjang terbaik untuk menyambut Hari Pasangan Nasional yang jatuh pada tanggal 18 Agustus.
"National Couple Day jatuh pada tanggal 18 Agustus. Ini adalah hari yang merayakan cinta. Dalam rangka memperingati Hari Pasangan Nasional, kami mencari kasur terbaik untuk aktivitas intim." tulisnya.
Dikutip dari Nationaltoday.com, Hari Pasangan Nasional menjadi hari perayaan untuk berbagai jenis pasangan dalam mengungkapkan cintanya.
"Apakah Anda berada dalam hubungan sesama jenis, lawan jenis, atau jenis kelamin yang tidak sesuai, cinta dan keberadaan Anda diakui," tulis Nationaltoday.com.
Setiap pasangan yang beruntung diwajibkan untuk menilai ranjang menurut poin-poin yang disediakan yakni keempukan, kebisingan, ketangguhan, desain tepi, kenyamanan, tingkat dingin dan nilai keseluruhan.
Bukan hanya mendapatkan uang tunai senilai ratusan juta, setiap pasangan akan mendapatkan satu ranjang yang menurut mereka paling nyaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer