Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun. (Suara.com/Ria Rizki)
Sebelumnya, Refly Harun aktif sebagai staf ahli salah seorang hakim konstitusi.
Ia juga pernah aktif sebagai konsultan dan peneliti di Centre of Electoral Reform (CETRO). Terakhir, Refly Harun menjabat sebagai Komisaris Utama PT Jasa Marga.
Karier Refly Harun:
- Ketua Badan Eksektif Mahasiswa Hukum, UGM, 1991-1992
- Wartawan, 1995
- Staff ahli di Mahkamah Konstitusi (MK), 2003-2007
- Pengamat Hukum Tata Negara
- Konsultan Centre of Electoral Reform (Cetro), 2008
- Direktur Constitutional and Electoral Reform Centre (Correct)
- Staff Ahli Presiden, 2014
- Komisaris Utama PT Jasa Marga (Persero), 2015
Tak lagi menjabat sebagai Komisaris Utama PT Jasa Marga, Refly memilih terjun sebagai pengamat politik. Ia pun menulis beberapa buku soal politik dan ketatanegaraan.
Refly juga membuat kanal YouTube dengan namanya sendiri dan mengunggah beberapa video podcast yang membahas soal isu politik yang sedang hangat di Tanah Air. Ia telah mendapat 384 ribu subscriber pada Agustus 2020.
Itulah, profil Refly Harun yang dirangkum Suara.com untuk kalian.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi