Suara.com - Media sosial kini tengah diramaikan dengan video persahabatan sekelompok laki-laki yang tampaknya hobi bermain bulutangkis. Video tersebut sontak viral lantaran jalan ceritanya di luar dugaan.
Video ini diunggah oleh pemilik akun jejaring sosial Instagram @ndorobeii pada Jumat (28/8/2020).
"Tercengang dan terhara," tulisnya.
Dalam video tersebut, mulanya tampak seorang laki-laki yang berdiri seorang diri di pinggir lapangan bulutangkis.
Si perekam video menuturkan bahwa laki-laki tersebut adalah teman yang sering menontonnya bermain bulutangkis. Namun, ia tidak ikut bermain lantaran belum memiliki raket.
"Jadi temanku sering nontonin kita main badminton. Tapi dia gak punya raket," ungkapnya.
Kemudian, si perekam menjelaskan bahwa ia memiliki inisiatif untuk memberi teman laki-lakinya tersebut sebuah raket.
"Jadi aku inisiatif beliin dia raket," jelasnya.
Lalu, hari yang ditunggu pun tiba. Si perekam memberi temannya sebuah raket baru.
Baca Juga: Bikin Ngakak, Tes Kekebalan ini Gunakan Pistol Mainan Anak-Anak
Temannya tampak bahagia atas kejutan yang diberikan, hingga ia pun tampak memeluk si perekam.
Sesaat kemudian, laki-laki tersebut tampak berdiri di lapangan dengan raket baru yang sudah digenggamnya.
Plot twist, si lelaki tersebut rupanya dibelikan raket nyamuk. Raket yang biasa digunakan untuk mengusir nyamuk tersebut bercahaya saat si lelaki sedang di tengah lapangan.
Ia bukan dibelikan raket yang biasa digunakan untuk bermain bulutangkis.
Hingga tulisan ini dibuat, video yang diunggah @ndorobei tersebut telah ditayangkan lebih dari 137.000 kali.
Tidak hanya itu, unggahan ini pun dibanjiri oleh berbagai komentar warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang
-
Tebus Kekecewaan Insiden LCC MPR, Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Beasiswa Kuliah ke China
-
Wamen PANRB Dorong Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Program Sekolah Rakyat
-
PRT Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Tim Advokasi Ajukan 6 Tuntutan ke Polisi
-
Divonis 4 Tahun Bui, Korupsi Pendidikan di Masa Pandemi Perberat Hukuman Ibam