Suara.com - Polda Sulawesi Tenggara masih menyelidiki kasus dugaan penjualan Pulau Pendek, di Desa Boneatiro, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton melalui situs jual beli online.
Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara AKBP Ferry Walintukan mengatakan, berdasar hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa pemilik akun yang menjual Pulau Pendek di situs OLX tersebut terdeteksi berada di wilayah Jakarta.
"Terdeteksi nomor itu ada di Jakarta, tetapi sampai sekarang tidak bisa dihubungi," kata Ferry saat dihubungi Suara.com, Selasa (1/9/2020).
Menurut Ferry, setidaknya ada beberapa orang yang tinggal dan menjadi penghuni Pulau Pendek.
Namun, orang-orang tersebut tidak mengetahui terkait penjualan pulau tersebut.
"Orang tua itu anaknya dengan cucunya yang tinggal di sana, dia tidak tahu menahu masalah penjualan pulau itu," ujarnya.
Ferry mengatakan, pihaknya akan terlebih dahulu memastikan duduk perkara kasus tersebut. Sebelum akhirnya, memutuskan untuk bekerjasama dengan Polda Metro Jaya dalam mengejar terduga pelaku.
"Kita memastikan dulu," katanya.
Nama Pulau Pendek di Kabupaten Buton mendadak viral setelah diperjualbelikan di situs jual beli online OLX.
Baca Juga: Polisi Pastikan Pria yang Masuk Mako Brimob Sultra Alami Gangguan Jiwa
Pasalnya pulau seluas 220 hektare itu dijual dengan harga murah yakni Rp 36.500 per meter.
Berita Terkait
-
Polisi Pastikan Pria yang Masuk Mako Brimob Sultra Alami Gangguan Jiwa
-
Detik-detik Orang Tidak Dikenal Merangsek Masuk Mako Brimob
-
Pria Misterius Masuk Mako Brimob Sultra Diduga Gangguan Jiwa
-
Menegangkan! Ini Detik-detik Pria Bawa Payung Merangsek Masuk Mako Brimob
-
Sambil Teriakan Takbir, Pria Misterius Merangsek Masuk Mako Brimob Sultra
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia