Suara.com - Bocah laki-laki ini kini sontak viral usai video tentang dirinya tersebar luas di media sosial.
Tingkah bocah ini dianggap menggemaskan dan bikin warganet ngakak lantaran tulisannya menganut prinsip 'jaga jarak'. Dengan kata lain, setiap huruf yang ditulisnya diberi jarak beberapa spasi.
Video yang tengah menjadi sorotan publik ini diunggah oleh akun Instagram @memoefriantto pada Kamis (03/09/2020).
Dalam video tersebut, tampak bocah berseragam merah putih, pakaian anak Sekolah Dasar lengkap dengan masker yang kini wajib dikenakan.
Bocah ini dipanggil oleh sang Guru yang kemudian meminta kejelasan atas tingkah gemas bocah tersebut.
Sang Guru mengomentari tulisan si bocah yang masing-masing hurufnya ditulis berjarak. Kenapa bisa?
Anak kecil tersebut kemudian menjawab jika ia disuruh oleh sang Ibu untuk jaga jarak. Oleh sebab itu, huruf yang ditulisnya pun ikut diberi jarak.
Sang Guru lantas menimpalinya. Ia mengatakan bahwa yang disuruh untuk jaga jarak adalah kita (manusia) bukan tulisannya.
Video kemudian mengarah pada tulisan anak yang masing-masing hurufnya memang tampak berjarak.
Baca Juga: Lucu dan Totalitas, Cowok ini Coba Jilbab yang Akan Diberi ke Pacar
Hingga tulisan ini dibuat, video yang diunggah oleh akun Instagram @memoefriantto tersebut telah ditayangkan lebih dari 7.880 kali.
Tidak hanya itu, unggahan ini juga dibanjiri oleh komentar warganet.
Kebanyakan dari mereka meninggalkan emotikon tertawa yang menyaratkan ekspresi ngakak saat melihat tingkah lucu bocah ini.
Menurut mereka, jawaban dari bocah ini terdengar sangat lugu dan terlalu jujur.
"Ternyata ada ya yang begini," ungkap @mangayulest
"Ya ampun polos banget sih," tulis @Danifahmi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang
-
Tebus Kekecewaan Insiden LCC MPR, Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Beasiswa Kuliah ke China
-
Wamen PANRB Dorong Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Program Sekolah Rakyat
-
PRT Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Tim Advokasi Ajukan 6 Tuntutan ke Polisi
-
Divonis 4 Tahun Bui, Korupsi Pendidikan di Masa Pandemi Perberat Hukuman Ibam
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun