Suara.com - Polda Metro Jaya mengamankan 56 pria selaku penyelenggara dan peserta pesta gay di Apartemen Kuningan Suite, Setia Budi, Jakarta Selatan. Mereka menggelar pesta gay dengan tema merayakan HUT ke-75 RI.
Dari penggerebekan tersebut, sembilan pria ditetapkan sebagai tersangka. Para panitia mengaku terinspirasi dari pesta gay di Thailand.
Untuk mengikuti pesta tersebut, peserta diminta membayar tiket seharga Rp 150 ribu. Untuk menarik minat, panitia memberikan diskon 50 persen bagi peserta.
Dalam pesta tersebut, panitia juga mengemas berbagai kegiatan berbau seks dengan permainan. Ada permainan balap oral seks hingga permainan lainnya.
Selain fakta di atas, berikut Suara.com merangkum sederet fakta lainnya di balik pesta gay di jakarta, Jumat (4/9/2020).
1. Pesta Gay di Apartemen saat Corona, 56 Pria Diciduk Polda Metro
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengamankan 56 pria peserta pesta gay di Apartemen Kuningan Suite, Setia Budi, Jakarta Selatan. Sembilan dari 56 pria ditetapkan sebagai tersangka selaku penyelenggara pesta.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan penggerebekan tersebut dilakukan pada Sabtu (29/8) dini hari.
Baca Juga: Pesta Gay Modus Rayakan HUT RI, MUI: Kok Bisa Berulang Kali Gak Terendus?
2. Pesta Gay Apartemen di Jaksel, Polisi Sita Kupon Game Cipok ke 2 dari Kiri
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menyita sejumlah barang bukti saat menggerebek sebuah apartemen di wilayah, Kuningan, Jakarta Selatan yang dijadikan sarang kaum laki-laki penyuka sesama jenis alias gay.
Penggerebekan itu dilakukan karena puluhan pria ini kedapatan menggelar pesta gay di masa pandemi Corona.
3. Gerebek Pesta Gay, 83 Film Homoseks dan Obat Perangsang Ikut Disita Polisi
Sebanyak 56 pria diringkus aparat kepolisian lantaran diduga menggelar pesta gay di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?