Suara.com - Pasangan Andri Warman-Irwan Fikri sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati membawa seribuan massa pendukung saat mendaftar ke KPUD Agam, Sumatera Barat, Minggu (6/9/2020). Kegiatan ini menimbulkan kerumunan massa di tengah masa pandemi Covid-19 yang setiap hari kasusnya terus bertambah di Sumatera Barat.
Kedatangan sekitar 1.500 warga ke KPU setempat menggunakan puluhan kendaraan roda empat dan sepeda motor. Pasangan itu mendaftar setelah melakukan deklarasi di Hotel Sakura Syariah Lubukbasung.
Pada sisi lain, aturan kesehatan terkait protokol penanganan Covid-19 untuk kepentingan aktivitas politik ini sudah diberlakukan KPU, di antaranya tidak boleh ada kerumunan massa, dan wajib memakai masker, hingga menjaga jarak.
Ketua KPUD Agam, Riko Antoni menyatakan KPU tidak mengatur jumlah pendukung yang mengantarkan bakal calon. Yang diatur jumlah orang yang masuk ke halaman kantor KPU dan ruangan pendaftaran.
"Dalam ruangan hanya diperbolehkan bakal calon, pimpinan partai politik, dan penghubung," kata Riko seperti dilaporkan Antara.
KPUD Agam telah menerima tiga bakal calon atas nama Hariadi-Novi Endri, Taslim-Syafrizal dan Andri Warman-Irwan Fikri.
Ketua Tim Pemenangan Andri Warman-Irwan Fikri, Feri Adrianto mengklaim, seluruh warga yang ikut mengantarkan pasangan ini ke KPU dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
"Kami menyediakan masker bagi warga, simpatisan dan relawan. Tidak ada dari mereka tidak memakai masker," ujarnya.
Antusias pendukung dan simpatisan cukup tinggi saat mengantarkan pasangan yang diusung Partai Demokrat-PAN. Mereka berharap tim pemenangan untuk menjaga kekompakan, etika politik dan kesantunan.
Baca Juga: Kembalikan Rekomendasi karena Polemik Puan, Begini PDIP Menyikapinya
"Tim pemenangan siap mengantarkan pasangan Andri Warman-Irwan Fikri sebagai Bupati dan Wakil Bupati Agam periode 2021-2026," katanya.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Agam, Marga Indra Putra, mengatakan setelah mendaftar nanti pengurus partai, kader, simpatisan, relawan dan lainnya berjuang dalam memenangkan pasangan Andri Warman-Irwan Fikri.
"Kami akan berjuang dalam memenangkan pasangan ini dan menjaga kekompakan," katanya.
Andri Warman menambahkan, pihaknya maju sebagai bupati untuk membangun Agam lebih maju di semua bidang.
"Ini alasan saya maju sebagai Bupati Agam, sehingga mundur dari anggota DPRD Sumbar," katanya.
Berita Terkait
-
Pendangkalan Sungai Hambat Aktivitas Nelayan di Padang
-
Sisa Material Banjir Bandang Masih Selimuti Kawasan Muara Batang Kuranji
-
Dongkrak Kunjungan Wisata, FE Watersport Sensasi Baru di Danau Singkarak
-
Harimau Sumatera Dievakuasi usai Masuk Ladang Warga
-
Pesona Air Terjun Lembah Anai, Sambut Wisatawan di Jalur Padang Bukittinggi
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Menlu Abbas Araghchi: Kesepakatan Damai AS - Iran Satu Paket dengan Israel - Lebanon
-
KPK Temukan Sederet Proyek Strategis Jakarta Tak Optimal, Ini Daftarnya
-
Iran Tegaskan Israel Terikat Kesepakatan Damai dengan AS, Soroti Penarikan Pasukan dari Lebanon
-
KPK Pelototi Proyek Strategis DKI Jakarta Senilai Rp 4,25 Triliun
-
Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral
-
WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi
-
Bau Orba di Balik Polemik Surat Demo BEM UI, Polisi Sengaja Bungkam Kritik?
-
KPK Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Kasus Fadia Arafiq, Pemkab Pekalongan Tegaskan Tak Ada Pengondisian
-
Tarif Transjabodetabek Mau Naik, Bos TJ Tetap Pertimbangkan Kantong Warga
-
NHM Raih Penghargaan PROPER Biru, Cerminan Kinerja Pengelolaan Lingkungan yang Taat