Suara.com - Seorang korban penculikan di Jepang berhasil menghubungi polisi berkat konsol game PS4 yang ia temukan dalam ruangan tempatnya disekap.
Menyadur Gamerant dari NHK Rabu (09/09/2020), gadis ini diculik oleh sahabat penanya sendiri karena hubungan pertemanan yang berkembang menjadi tidak sehat.
Stasiun TV Jepang melaporkan, ia diculik saat pulang sekolah dan disekap di ruang bawah tanah oleh pelaku. Tubuhnya diikat di pipa besi tanpa alat komunikasi sama sekali.
Setelah lebih dari sebulan diculik, ia akhirnya bisa mengirim informasi ke kantor polisi dengan PS4 yang tergeletak di ruangan tempatnya disekap.
Ia diduga menggunakan perintah suara untuk mengaktifkan fitur browser yang terdapat di konsol game canggih tersebut. Setelah itu, gadis ini mengirim email ke polisi lengkap dengan lokasi tempatnya disekap.
Ia cukup pintar dan melakukannya saat sang penculik tak ada di lokasi.
Laporannya diterima oleh kantor polisi dan mereka langsung menuju lokasi yang disebutkan. Gadis itu ditemukan dalam posisi terikat ke pipa besi dan polisi langusng menyelamatkannya.
Setelah dibebaskan, gadis ini langsung diserahkan pada keluarganya untuk berkumpul kembali.
Pelaku penculikan kemudian ditangkap dan dari hasil penyelidikan terungkap bahwa dia terlibat dalam banyak kejahatan lain yang belum terselesaikan sebelum ini.
Baca Juga: Polisi Curiga Ortu Pelaku Terlibat Penculikan Balita Putri di Pesanggrahan
Fitur browser di konsol game PS4 memang jarang digunakan oleh penggunanya dan hal ini justru bisa menyelamatkan nyawa seseorang dari aksi penculikan. Aksi cerdas gadis ini langsung mendapat apresiasi dari masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng