Suara.com - Seorang bos Mafia di Sisilia, Italia nekat menggigit dan menelan jari seorang penjaga tahanan usai terlibat pertikaian.
Menyadur New York Post, Kamis (10/9/2020), Giuseppe Fanara yang dihukum kurungan seumur hidup di penjara Rebibbia Roma, marah saat selnya diperiksa penjaga.
Pria berumur 60 tahun ini dilaporkan telah menyerang tujuh penjaga yang melakukan kunjungan ke selnya.
Fanara yang dihukum usai membunuh seorang penyelidik, ditempatkan di sel isolasi untuk mencegah dirinya terlibat persekutuan,
Dalam pertikaian tersebut, penjahat ini disebutkan menggigit jari tangan kanan salah satu sipir.
"Selama pertengkaran (Fanara) menggigit jari kelingking di tangan kanan (sipir)," lapor surat kabar Italia, II Messagero.
Jaksa penuntut umum menyimpulkan Fanara telah menelan jari milik sipir itu lantaran penyelidik tak dapat menemukannya di lokasi kejadian.
Setelah menggigit jari, pria ini kemudian menyerang enam penjaga tahanan lain menggunakan senjata.
"Aku akan menggorok lehermu seperti babi," ancam Fanara kepada para sipir.
Baca Juga: Kemendikbud Ungkap 12 Modus Penyelewengan Dana BOS
Laporan berita itu menyebutkan Fanara kemudian dipindahkan ke penjara Sassari yang memiliki tingkat keamanan tinggi di Sardinia.
Dia kini menghadapi dakwaan baru termasuk penyerangan yang diperburuk dan menolak penangkapan.
Bos mafia ini ditangkap pada 1999, saat dirinya dalam pelarian usai terlibat dalam pembunuhan penyelidik Giuliano Guazelli.
Disebutkan, Fanara dan kendaraan menembaki ke Guazelli dengan senapan mesin dan senapan dari mobil lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
Terkini
-
Viral Kepanikan Massal di Pantai Florida! Dikira Rentetan Tembakan Ternyata Hanya Suara Ini
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
UU Soal Uang Pensiun DPR Inkonstitusional Bersyarat, MK Perintahkan Pembuatan Aturan Baru
-
Hujan Rudal Iran Tak Kunjung Reda, Warga Israel Akui Tak Lagi Bisa Tidur Nyenyak
-
Gus Alex Penuhi Panggilan KPK dalam Kasus Haji, Langsung Ditahan?
-
Detik-detik Rudal Iran Hantam Tel Aviv, Rezim Zionis Kocar-kacir
-
BMKG Waspadai Potensi Hujan Petir di Palembang dan Hujan Sedang di Sejumlah Wilayah
-
Setelah Eks Menag Ditahan, Kini Giliran Gus Alex Diperiksa KPK Hari Ini!
-
Waspada! Kakorlantas Soroti Titik Rawan Kemacetan dan Rekayasa Lalu Lintas Saat Mudik Hari Ke-4
-
Korlantas Polri Terapkan One Way Nasional Mulai 18 Maret Hadapi Puncak Mudik