Suara.com - Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain atau disapa Tengku Zul memprotes tidak adanya pembatasan sosial saat menaiki pesawat. Ia mempertanyakan realisasi kebijakan pembatasan sosial yang dibuat pemerintah.
Hal itu disampaikan oleh Tengku Zul melalui akun Twitter miliknya @ustadtengkuzul.
"Katanya diwajibkan jaga jarak, lha giliran di pesawat hitungan jam sebelahan dengan orang lain. Jaga apanya?" kata Tengku Zul seperti dikutip Suara.com, Sabtu (12/9/2020).
Dalam cuitan tersebut, Tengku Zul mengunggah foto saat dirinya sedang menaiki pesawat. Ia tidak menjelaskan apa maskapai yang digunakan dan rute penerbangan yang ditempuh.
Tengku Zul duduk di kursi kapasitas tiga orang di kelas ekonomi. Kursi tersebut dipenuhi oleh penumpang tanpa adanya pembatasan sosial.
Kedua penumpang lain tampak sedang tertidur sambil mengenakan masker. Sementara Tengku Zul mengenakan pakaian serba putih juga mengenakan masker dan face shield.
Tengku Zul mempertanyakan sosok di balik lahirnya kebijakan tersebut.
Ia menyindir apakah kebijakan tersebut akan dibebankan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atau tidak.
"Woi siapa yang mengizinkan seperti ini? Apakah ini semua salah Anies atau salah khilafah?" ungkap Tengku Zul.
Baca Juga: Ahok Disebut Lebih Berani Ungkap Siapa Disponsori Cukong Ketimbang Mahfud
Cuitan Tengku Zul tersebut langsung dibanjiri beragam komentar dari publik.
Banyak warganet yang menyarankan Tengku Zul segera menegur pihak maskapai karena lalai dalam menerapkan protokol kesehatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
23 Selamat, 14 Hilang! Drama Mencekam Pekerja Migran Indonesia di Laut Malaysia
-
Blokade Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Gas Jerman, Ancaman Krisis Energi Menghantui Warga Eropa
-
Melanggar Perda, Satpol PP DKI Siap Sikat Lapak Hewan Kurban di Trotoar
-
NHM Kerahkan Tim Darurat, Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Dievakuasi
-
Jejak Alumni Kamboja di Hayam Wuruk: Mengapa Jakarta Dipilih Jadi Basis Judol?
-
TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena
-
Kisruh LCC Empat Pilar, DPR Usul Juri Pakai Headset dan Rekaman Audio agar Penilaian Tak Bermasalah
-
Studi Ungkap Banyak Eksperimen Laut Salah Prediksi Dampak Pemanasan Global, Apa Dampaknya?
-
Kejagung Lawan Vonis Bebas 3 Bankir Kasus Sritex, Ini Alasannya
-
Michael Jackson Dituding Predator Seks Berantai Gunakan Juice Jesus hingga Xanax