Suara.com - Seorang staf taman hiburan di Florida tewas seusai terjatuh dari wahana ontang-anting yang digadang-gadang sebagai paling tinggi di dunia.
Menyadur News.com.au, Rabu (16/9/2020), Jacob David Kaminsky meninggal dunia saat melakukan pengecekan berkala ontang-anting di tempatnya bekerja, ICON Park Orlando.
Wahana itu dilaporkan setinggi 137 meter. Insiden ini terjadi saat Kaminsky baru sampai di separuh perjalanan.
Pria berusia 21 tahun ini langsung dilarikan ke rumah sakit daerah Orlando selepas terjatuh dari puluhan meter ke tanah itu.
Namun nyawanya tak dapat diselamatkan dan ia dinyatakan meninggal dunia akibat cedera yang dideritanya.
"Ini mengejutkan. (Kami) sedih. Setiap kali ada cedera atau sesuatu seperti ini, sangatlah menyedihkan," kata John Stine, direktur penjualan dan pemasarakan ICON.
Stine menyebut taman hiburan ini tengah ditutup setelah tragedi jatuhnya Kaminksy.
Hingga kini, pihak taman hiburan maupun kepolisian belum mengetahui penyebab insiden fatal ini. Penyelidikan masih berlangsung.
Salah satu pengunjung taman hiburan yang berasal dari Georgia, Ena Hillsman mengatakan telah berencana untuk me mengajak anaknya naik wahana ontang-anting itu.
Baca Juga: Pembunuhan Keji Bintang Porno Terungkap, Mayat Korban Dikubur Asal-asalan
"Saya berdoa agar keluarga diberi kemudahan dalam situasi ini," kata Ena merespon apa yang menimpa Kaminsky.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua