Suara.com - Sebanyak 81 orang dilingkungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terinfeksi virus covid-19. Data ini diketahui berdasarkan tes swab yang dilakukan pegawai dan orang yang bekerja di lingkungan lembaga antirasuah.
Kekinian sudah ada 1.898 orang yang menjalani tes swab mulai Maret hingga 18 September 2020, mereka di antaranya pegawai tidak tetap, BKO Polri, TNI Pomdamjaya dan tahanan.
Untuk total kesembuhan sejauh ini sudah sekitar 33 orang. Sebelumnya terkonfirmasi sebanyak 115 positif covid-19.
"Total masih positif dan dalam perawatan atau isolasi mandiri sebanyak 81 orang dari pegawai KPK dan pihak-pihak terkait di lingkungan KPK," kata Ali Fikri dikonfirmasi, Jumat (18/9/2020)
Adapun sebanyak 81 orang terinfeksi virus asal China, terdiri dari 54 pegawai KPK, dan 27 orang dari pihak-pihak terkait.
"Total meninggal 1 orang (diagnosa akhir Non-Covid) almarhum Pandu HS," ucap Ali.
Ali menyebut pelaksanaan test swab tersebut adalah bagian dari mitigasi penyebaran wabah covid 19 di lingkungan KPK.
Sehingga, kata Ali, dapat segera dilakukan langkah2-langkah cepat upaya penanganannya.
"Dengan dilakukan isolasi mandiri terhadap pegawai dan pihak-pihak lain yang berada di lingkungan KPK yang positif terpapar virus covid 19," kata Ali
Baca Juga: Batal ke Istana Bogor, Ketua KPU RI Arief Budiman Positif Covid-19
Upaya lain dilakukan KPK dengan penyesuaian sistem dan jam kerja pegawai KPK.
"Juga penyemprotan disinfektan secara berkala di area dalam maupun luar gedung KPK dan juga termasuk seluruh rutan cabang KPK," tutup Ali.
Berita Terkait
-
Batal ke Istana Bogor, Ketua KPU RI Arief Budiman Positif Covid-19
-
PNS Kota Batam WFH Sampai 1 Oktober, Pasien Corona Tembus 1.089 Orang
-
Reisa: Masker Jangan Malah Dijadikan Hiasan Buat Tutupi Dagu atau Leher
-
Ketua KPU RI Arief Budiman Umumkan Diri Terpapar Covid-19
-
Tito Karnavian Diisukan Positif Covid-19, Kemendagri: Itu Hoaks
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?