Suara.com - Mantan penasihat Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence, mengatakan bahwa Donald Trump menyebut virus corona adalah sesuatu hal yang bagus.
Menyadur NBC News, Jumat (18/9/2020) Olivia Troye mengecam tanggapan Presiden Donald Trump terhadap pandemi virus corona.
Dalam sebuah video yang bertujuan sebagai kampanye untuk Pemilih Partai Republik Melawan Trump, Troye mengungkapkan bahwa Trump mengatakan jika virus corona adalah sesuatu yang bagus.
Troye, seorang Republikan seumur hidup, mengatakan jika kekhawatiran terbesar Trump adalah bagaimana pandemi akan memengaruhi pemilihan presiden AS pada bulan November.
"Sangat mengejutkan melihat presiden mengatakan bahwa virus itu tipuan, mengatakan bahwa semuanya baik-baik saja ketika kami tahu itu tidak benar," kata Troye dikutip dari NBC News.
Dia menambahkan bahwa Trump sebenarnya tidak peduli dengan orang lain kecuali dirinya sendiri, dan memberikan contoh saat presiden mengatakan dalam rapat satuan tugas bahwa COVID ini adalah hal yang baik.
Dalam sebuah wawancara dengan The Washington Post, Troye mengatakan tanggapan Trump terhadap pandemi virus corona menunjukkan sikapnya yang tidak peduli dengan kehidupan orang lain.
"Mungkin COVID ini hal bagus. Saya tidak suka berjabat tangan dengan orang. Saya tidak harus bersalaman dengan orang-orang yang menjijikkan ini. orang-orang." ujar Trump saat rapat satuan tugas Covid-19 AS bersama Troy.
Menurut Troy, yang dianggap orang-orang menjijikkan oleh Trump adalah orang-orang yang dia klaim peduli dengan pandemi Covid-19.
Baca Juga: Batal ke Istana Bogor, Ketua KPU RI Arief Budiman Positif Covid-19
"Jika presiden menangani virus ini dengan serius, atau jika dia benar-benar berusaha untuk mengetahui seberapa seriusnya, dia akan memperlambat penyebaran virus, dia akan menyelamatkan nyawa." ujar Troy.
Dalam video tersebut, Troy mengatakan bahwa saat bekerja di Gedung Putih merasa mengerikan dan menakutkan.
"Tidak peduli seberapa keras Anda bekerja dan apa yang Anda lakukan, presiden akan melakukan sesuatu yang merugikan untuk menjaga keamanan AS," kata Troye.
Mantan penasihat Wakil Presiden Mike Pence yang merupakan staf utama di gugus tugas Covid-19 AS, mendukung calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden.
"Saya memilih Joe Biden karena saya benar-benar yakin bahwa kita berada pada saat krisis konstitusional. Pada titik ini, partai saling berhadapan," kata Troye.
Gedung Putih langsung menolak klaim Troye. Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Gedung Putih Judd Deere menyebut Troye "tidak puas".
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat
-
Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi
-
ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan
-
Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut
-
Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam
-
Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim
-
Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi
-
Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup
-
Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar
-
Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil