Suara.com - Perdana Menteri (PM) Selandia Baru, Jacinda Ardern, meminta maaf setelah berswafoto dengan pendukung tanpa mengenakan masker wajah di tengah pandemi virus Corona.
Menyadur The Hill, Ardern mengakui bahwa dia telah membuat kesalahan setelah mendapat kritik dari pemimpin partai politik oposisi terkait foto-fotonya yang beredar.
Dalam foto-foto yang tersebar di dunia maya, Ardern terlihat tengah asyik berswafoto atau selfie dengan para pekerja konstruksi.
Namun, dia alpa mengenakan masker. Para pekerja konstruksi yang berfoto bersama Ardern juga terlihat tak mengenakan benda yang kini jadi penting di tengah pandemi Covid-19 itu.
"Dalam foto itu, saya melakukan kesalahan," kata Ardern kepada wartawan dikutip dari The Hill, rabu (23/9/2020).
"Ya, saya seharusnya bergerak lebih jauh ke depan dan saya seharusnya meminta mereka untuk menjauh juga."
Pemimpin Partai Nasional Judith Collins mengatakan kepada wartawan pada konferensi pers bahwa dia kaget melihat Ardern tidak mengenakan masker dalam foto yang beredar.
"Saya terkejut melihat perdana menteri jelas-jelas tidak menjauhkan diri secara sosial tanpa topeng beberapa hari yang lalu di Palmerston North dalam penguncian level 2," katanya.
Berita terkait PM Ardern berswafoto tanpa masker muncul saat kedua partai Selandia Baru tengah berhadapan dalam pemilihan umum Oktober mendatang.
Baca Juga: Pria Ini Temukan Selfie Monyet di Ponselnya yang Hilang, Begini Fotonya
Selandia Baru sendiri telah resmi menunda pemilihan umum itu satu bulan ke depan dengan alasan pandemi virus Corona.
Partai Ardern, Partai Buruh, memimpin Partai Nasional Collins di sebagian besar jajak pendapat pemilu mendatang.
Menyadur Worldometers.info, hingga rabu (23/9/2020), Negeri Kiwi telah mencatatkan total 1824 kasus infeksi Covid-19.
Total kematian akibat virus Corona di negara itu berjumlah 25 jiwa. Sementara khusus hari ini, Selandia Baru telah melaporkan 9 kasus baru, menjadikan kasus aktif berada di angka 62.
Berita Terkait
-
Lagi Selfie di Gunung Muncul penampakan, Diduga Korban Tersambar Petir
-
Foto Bersama Tanpa Pakai Masker, Perdana Menteri Selandia Baru Minta Maaf
-
Pesan Syekh Ali Jaber ke Penusuknya: Saya Minta Maaf Tidak Bisa Menjagamu
-
Ibu Ani Sibuk Selfie, Balita Tewas Tenggelam di Pantai
-
Ambil Ponsel yang Jatuh di Waduk saat Selfie, Pria Ini Tewas Tenggelam
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah