Suara.com - Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat atau RSD Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat tercatat sebanyak 4.361 orang pada Jumat (25/9/2020).
Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan I) Kolonel Marinir Aris Mudian menyebut terjadi pengurangan pasien dari hari sebelumnya 4.419 orang.
Berdasarkan data, terjadi pengurangan sebanyak 154 orang di tower 4 dan 5 yang dikhususkan untuk pasien positif Covid-19 tanpa gejala.
"Pasien flat isolasi mandiri di Tower 4 dan 5 ada 1.954 orang (1.089 pria, 865 wanita), semula 2.108 orang," kata Aris dalam keterangannya, Jumat (25/9/2020).
Kemudian ada sebanyak 2.407 orang (1.158 pria, 1.249 wanita) yang dirawat di tower 6 dan 7 sebagai tower khusus pasien dengan gejala ringan dan sedang.
"Pasien rawat inap terkonfirmasi positif di tower 6 dan 7 bertambah 33 orang dari semula 2.407 orang," sambungnya.
Sejak beroperasi 23 Maret, RSD Wisma Atlet telah didatangi berbagai kategori pasien Covid-19 hingga jumlahnya mencapai 19.897 orang.
Aris mengatakan sebanyak 15.447 orang telah keluar dari RSD Wisma Atlet, yaitu karena sembuh sebanyak 15.126 orang, dirujuk ke RS lain sebanyak 315 orang, dan meninggal enam orang.
Baca Juga: Tambah Lagi! Pasien Corona di RSD Wisma Atlet Jadi 4.419 Orang
Aris juga melaporkan perkembangan jumlah pasien di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, Kepulauan Riau, yang kini merawat inap sebanyak 338 terdiri dari 132 pria dan 206 wanita.
"RSKI Galang, pasien rawat inap 328 orang, semula 328 orang, bertambah 10 orang," ucap Aris.
Dari jumlah itu pasien terkonfirmasi positif 338 orang, semula 328 orang, bertambah 10 orang, dan pasien suspek nihil.
Sejak beroperasi 12 April, RSKI Galang telah mendapat kunjungan pasien sebanyak 3.111 orang, 2.773 orang di antaranya telah pulang karena sembuh (740 orang), dirujuk ke RS lain (12 orang), pasien suspek yang selesai perawatan (2.021 orang), dan yang meninggal dunia nihil.
Berita Terkait
-
Tambah Lagi! Pasien Corona di RSD Wisma Atlet Jadi 4.419 Orang
-
Rekor Baru! Sehari Tambah 4.465 Pasien, Positif Corona Jadi 257.388 Orang
-
Cerita Rahmat Ikut Kuburkan 42 Jenazah Pasien Corona di TPU Pondok Ranggon
-
Update 23 September: Pasien Corona Wisma Atlet Tambah Jadi 4.370 Orang
-
Ribuan Orang Kena Corona Tiap Hari, Kapasitas RS di Jakarta Makin Kritis
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
Terkini
-
Harga BBM Naik, API Sebut Kehidupan Perempuan Kian Tercekik
-
Buka Mukernas GPdI 2026, Khofifah Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Generasi Berkarakter
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp66,1 T untuk 2027, Difokuskan Bayar Gaji-Beli Kendaraan Listrik
-
BEM Bersatu dari Universitas Mana Saja? Sederet Kampus Klarifikasi Bantah Ikut Terlibat
-
Ngeri! Harga Sekolah Elit Pangeran George di Inggris, Tempat Belajar 20 Perdana Menteri
-
Studi: Pemanasan Global Berpotensi Memicu Pelepasan Metana Lebih Besar dari Ekosistem Alami
-
Kemenham Akui Tata Kelola Makan Bergizi Belum Sempurna, tapi Tolak Label Pelanggaran HAM
-
Pengadilan Jepang Sidang Korban Salah Tangkap Kasus Pembunuhan yang Sudah Meninggal 15 Tahun Lalu
-
Viral Ojol Terobos Jembatan Rel Kereta di Petamburan, KAI Murka: Kami akan Lapor Aparat!