Suara.com - Indonesia kembali membuat rekor jumlah orang yang terkonfirmasi positif virus corona covid-19, Rabu (23/9/2020).
Terhitung sejak Selasa (22/9) siang sampai Rabu pukul 12.00 WIB, atau 24 jam terakhir, jumlah pasien positif corona bertambah 4.465 orang.
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan, ribuan orang yang terinfeksi Virus SARS-CoV-2 penyebab covid-19 ini, menambah kasus positif secara akumulatif sejak kasus pertama menjadi total 257.388 orang.
Angka penambahan tersebut didapatkan dari hasil pemeriksaan 38.181 spesimen hari ini, sehingga total spesimen yang sudah diperiksa sejak kasus pertama covid-19 hingga hari ini adalah 3.032.250 spesimen.
Spesimen ini diperiksa di 320 laboratorium dengan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 158 lab, Tes Cepat Molekuler (TCM) di 138 lab dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 24 lab.
Dari jumlah itu, ada tambahan 140 orang meninggal sehingga total menjadi 9.977 jiwa meninggal dunia.
Kemudian, ada tambahan 3.660 orang yang sembuh sehingga total menjadi 187.958 orang lainnya dinyatakan sembuh. Sementara kasus suspek hingga saat ini mencapai 109.541 orang.
Data kemarin, positif 252.923 orang, dirawat 58.788 orang, sembuh 184.298 orang, dan meninggal 9.837 jiwa.
Baca Juga: Sepekan PSBB DKI Jilid II, Jumlah Penumpang Angkutan Umum Turun 22 Persen
Tag
Berita Terkait
-
Hari Kedelapan PSBB Jilid II, Pasien Corona DKI Tambah Jadi 1.310 Orang
-
Sabtu Hari Ini, Penambahan Pasien Covid-19 Jakarta di Bawah 1.000 Orang
-
19 September: Total 240.687 Warga Indonesia Positif Covid-19
-
Tiga Provinsi di Jawa Sumbang Kasus Positif Covid-19 Terbanyak Minggu Ini
-
6 September: Pasien Positif Covid-19 di RSD Wisma Atlet Jadi 1.619 Orang
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari
-
Cak Imin Desak Pekerja Migran Harus Punya Ijazah Minimal SMA, Ternyata Ini Alasannya?
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Ramadan! DPRD Desak Pemprov DKI Tambah Kuota dan Atasi Sengkarut Distribusi Pangan Subsidi
-
Feri Amsari: Penunjukan Adies Kadir Cacat Prosedur, Berpotensi Ganggu Independensi MK
-
Peter Gontha: Reputasi Polri Buah Simalakama Persepsi Publik
-
TB Hasanuddin Ingatkan Pemerintah Patuhi UU PDP dalam Kesepakatan Dagang RI-AS
-
Rekam Jejak Adies Kadir Disorot Usai Jadi Hakim MK, Diduga Sarat Misi Politik DPR dan Golkar?