Suara.com - Soto Kudus merupakan kuliner khas yang berasal dari kota Kudus, Jawa Tengah dan terkenal akan kelezatannya.
Biasanya, makanan berkuah ini cocok jadi santapan prasmanan saat hajatan seperti pernikahan dan lain sebagainya.
Soto Kudus, belum lama ini ramai diperbincangkan warganet di berbagai media sosial bukan karena cita rasanya melainkan karena Soto Kudus namanya diubah ke dalam bahasa Inggris.
"Holy soto jare. Wis tau ngerti translate basa Inggris sing kacaw lur? Iki salah satune, (Holy soto katanya. Sudah pernah tahu terjemahan bahasa Inggris yang kacau lur? Ini salah satunya --red)" tulis keterangan akun Instagram @soloinfo, Jumat (25/09/2020).
Dalam foto yang diduga dijepret di salah satu hotel ternama itu, Soto Kudus terpampang jelas menjadi Holy Soto.
"Wah ini orang pakai Google Translate pasti deh wkwkwkwkwkwkwkwk. Seharusnya: traditional Indonesian soup from Central Java district of Kudus, mainly composed of broth, vegetables, and water buffalo meat (but in outer Kudus, uses beef too)" imbuh pengelola akun @soloinfo.
Tidak hanya viral di Instagram, foto yang sama juga beredar di Twitter dan menjadi bahan tertawaan warganet.
Di Twitter, foto tersebut salah satunya diunggah oleh pemilik akun Capt.Jack Separoh alias @toegiono.
"Makanan dari surga ni om," komentar pemilik akun @dessya***
Baca Juga: Diterjemahkan ke Bahasa Inggris, Nama Lain Soto Kudus Ini Bikin Salfok
"Nanti ada yang namanya. Kopi Tubruk : Crash Coffee, Lontong Balap : Racing rice cake, Nasi Kucing : Cat rice, Bakso Malang : Sadness Meatball, Ayam Geprek : Chicken Smackdown, Nasi Padang : Shining rice, Bakso Beranak : Pregnant Meatball," timpal akun @william***
Sementara pemilik akun Instagram @rembulanhijab**** mengkritik keras pengelola hotel tempat foto tersebut diambil.
"Hotel berbintang lho bahasa linggise (Inggrisnya-red) ambyar," tulisnya.
Adapun Soto Kudus ini biasa disajikan dalam mangkok kecil, yang mana satu porsinya berisi nasi putih serta ayam suwir dan juga tauge.
Ciri khas lainnya, Soto Kudus sering juga disajikan dengan bahan baku daging kerbau.
Berita Terkait
-
Kualitas Air, Rahasia di Balik Konsistensi Rasa Makanan dan Minuman
-
Sebelum Ikut Tren, Ketahui 5 Cara Mengolah Kimpul agar Aman Dikonsumsi
-
Kulkas Panasonic PRIME+ Edition 501L, Makanan Lebih Segar dan Hemat Waktu Memasak
-
Pemerintah Pangkas Pajak Makanan Jadi 1 Persen, Beban Hidup Rakyat Jepang Berkurang
-
Wamendagri Ribka Pastikan Pemerintah Turun Langsung Tindak Lanjuti Dugaan Keracunan Makanan Jayapura
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan
-
Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula
-
BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dimakan
-
Viral Gegara Natalius Pigai, Ini 5 Buku Tipis Wajib Baca untuk Anak Muda yang Malas Baca Buku Tebal
-
Jogja Fashion Week 2026: Panggung Kreativitas dan Regenerasi Desainer Muda
-
Terungkap! Ini Cara Polda Jatim Bongkar Kasus Penipuan Berkedok Arisan Bodong
-
Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah
-
4 Tablet Xiaomi 8/256 GB Murah Mulai Rp2 Jutaan, Cek Spesifikasinya
-
Pertamina Lubricants Berharap Harga Oli Tak Naik Lagi
-
Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya