Suara.com - Simak ulasan cara dapat token listrik gratis bulan Oktober 2020 di www.pln.co.id berikut ini. Perhatikan juga syarat penerima token listrik gratis dan langkah-langkah yang harus diperhatikan.
Anda harus tahu, bahwa hanya pelanggan listrik berkapasitas 450 VA dan 900 VA bersubsidi-lah yang akan mendapatkan token listrik gratis atau diskon 50 persen. Artinya, setiap pelanggan listrik 900 VA yang tidak bersubsidi jelas tidak akan mendapat token gratis atau diskon 50 persen tersebut.
Jadi, sebelum melakukan berbagai cara untuk mendapatkan token listrik gratis, pastikan Anda sudah mengecek apakah Anda termasuk dalam bagian pengguna listrik 450 VA dan 900 VA bersubsidi atau tidak. Jika Anda adalah pelanggan listrik 900 VA yang memiliki kode M pada nomor struk tagihan, itu artinya Anda bukan golongan subsidi. Karena kode M pada kode R1M artinya mampu.
Cara Cek Kapasitas dan Status Listrik
Berikut ini adalah cara membedakan pelanggan subsidi dan nonsubsidi yang dikutip dari akun Instagram PLN:
Untuk pelanggan R1/900VA Subsidi
- Cek struk pembayaran sebelumnya.
- Lihatlah kolom Tarif/Daya.
- Jika tertera R1, maka Anda berhak untuk mendapatkan keringanan.
Untuk pelanggan R1M/900VA Non Subsidi
- Cek struk pembayaran sebelumnya.
- Lihatlah kolom Tarif/Daya.
- Jika tertera R1M, maka Anda tidak berhak untuk mendapatkan keringanan.
Cara Dapat Token Listrik Gratis
Berikut ini adalah cara mendapatkan token gratis atau diskon 50 persen lewat login di website resmi PLN.
Baca Juga: Pengen Dapat Token Listrik Gratis, Begini Caranya
- Pertama, Anda harus membuka website resmi PLN di www.pln.co.id.
- Kemudian klik Stimulus Covid-19 (Token gratis/diskon).
- Masukkan ID Pelanggan/Nomor Meter pada kolom pencarian dengan lengkap dan benar.
- Jangan lupa masukkan kode Captcha lalu klik Cari.
- Makan token listrik gratis atau diskon 50 persen akan tampil pada kolom keterangan.
- Setelah token listrik gratis atau diskon 50 persen berhasil didapatkan, makan Anda dapat memasukkan angka tersebut ke kWh meter.
Sementara itu, berikut ini adalah cara mendapatkan token listrik gratis atau diskon 50 persen melalui WhatsApp yang perlu diketahui:
- Pertama, Anda perlu membuka aplikasi WhatsApp.
- Lalu kirim pesan berupa nomor ID pelanggan ke nomor 08122-123-123.
- Setelah itu, akan muncul balasan otomatis dari PLN agar Anda mengikuti petunjuk yang diberikan. "Halo Electrizen, Ketik 1 untuk Info Listrik Gratis/ Diskon Stimulus Covid19. Ketik 2 untuk Baca Meter Mandiri pemakaian listrik (pascabayar). Hotline PLN (kode area) 123."
- Setelah Anda menjawab dengan angka 1, PLN kemudian membalas agar Anda memasukkan nomor ID pelanggan. "Halo Electrizen, pemerintah memberikan listrik gratis untuk pelanggan rumah tangga 450 VA & Diskon 50% untuk pelanggan rumah tangga 900 VA Subsidi (sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) dan pelanggan Bisnis dan Industri 450 VA. Silakan untuk masukan ID pelanggan/nomor meter Anda ya?"
- Dan tidak butuh waktu lama, token gratis dari PLN akan langsung muncul.
- Setelah itu, masukkan token gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID pelanggan Anda.
Itulah langkah-langkah yang perlu Anda coba untuk mendapatkan token listrik gratis bulan Oktober 2020. Cukup mudah, bukan?
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas
-
Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian
-
Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi
-
Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi
-
Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'
-
Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan
-
DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian
-
Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat