Suara.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menginformasikan operasional Kereta Rel Listrik (KRL) atau Commuter Line tetap beroperasi di tengah aksi demonstrasi penolakan Undang-undang Cipta Kerja di Ibu Kota.
VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba mengatakan sempat terjadi kendala prasarana perkeretaapian listrik aliran atas di jalur antara Stasiun Palmerah - Stasiun Tanah Abang.
Namun, kendala tersebut telah dapat diatasi pada pukul 15.15 WIB.
"Saat ini perjalanan KRL berangsur-angsur normal kembali," ujar Anne dalam keterangannya, Kamis (8/10/2020).
Dalam hal ini, Anne mengimbau warga yang hari ini mengikuti aktivitas penyampaian aspirasi di sejumlah lokasi untuk tetap mengikuti aturan yang ada termasuk protokol kesehatan untuk keselamatan bersama.
Selain itu, KCI mengimbau kepada seluruh pengguna jasa KRL untuk mengutamakan keselamatan dan senantiasa mengikuti arahan petugas di lapangan.
KCI juga mengajak para pengguna KRL maupum masyarakat untuk tetap menjaga fasilitas layanan publik di area stasiun maupun KRL.
"Dalam memberikan layanan, KCI tetap jalankan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak saat berada di dalam KRL maupun di stasiun," imbuh Anne.
Baca Juga: Gubernur Kalbar Sutarmidji Minta Jokowi Cabut UU Cipta Kerja
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana