Suara.com - Kebakaran rumah keuchik di Gampong Kaye Jato, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh, Marhaban (41), mengakibatkan dua mahasiswi Akademi Keperawatan Fakinah yang indekos di tempat tersebut meninggal dunia.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banda Aceh Rizha mengatakan rumah yang terdiri dari dua lantai tersebut dilalap si jago merah sekitar pukul 05.55 WIB. Rumah itu sekaligus menjadi indekos dan tempat usaha mebel.
"Didapati dua korban meninggal dunia, yaitu anak kos (indekos) yang menepati rumah tersebut atas nama Riana Aceh asal Aceh Timur dan Zahara asal Saree, Aceh Besar, keduanya mahasiswa Akper Fakinah," katanya.
Pemilik rumah begitu melihat api dari tempat usaha mebel langsung melapor. DPKP Banda Aceh mengerahkan empat mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Api dapat dipadamkan sekitar pukul 06.30 WIB.
"Di sela-sela upaya pendinginan itu petugas menemukan dua anak kos telah meninggal dunia dan langsung dilakukan evakuasi," kata dia
Proses pemadaman kebakaran dibantu petugas Perusahaan Listrik Negara, Palang Merah Indonesia, Polsek Banda Raya, serta Polresta Banda Aceh dan koramil.
"Untuk penyebab kebakaran sendiri sampai saat ini masih dalam proses penyidikan oleh pihak kepolisian," ujarnya. [Antara]
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT