Suara.com - Beredar klaim di media sosial yang mengatakan bahwa Presiden Jokowi malah asyik menari saat terjadi aksi unjuk rasa di berbagai kota.
Klaim tersebut dibagikan oleh akun Facebook Fans Pak Gatot Nurmantyo pada Kamis (9/10/2020). Dalam unggahan tersebut, terdapat sebuah video yang merekam Presiden Jokowi bersama Ibu Nehara tengah menari dalam sebuah acara.
Tidak hanya itu, unggahan tersebut pun diserai dengan keterangan yang mengatakan bahwa Presiden Jokowi tengah menari ketika rakyat berdemo menolak UU Cipta Kerja.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
"RAKYAT DEMO DI JAKARTA,
EH...!
MALAH BAPAK PRESIDEN LAGI BERJOGET."
Lantas benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- Jaringan Suara.com, klaim atas video dan narasi yang mengatakan bahwa Presiden Jokowi menari saat ada aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja tersebut adalah klaim yang salah.
Faktanya, video tersebut diambil saat Presiden Jokowi dan Ibu Negara Ariana sedang menghadiri acara penutupan pelantikan akbar guru PAUD yang diselenggarakan pada tanggal 21 September 2017.
Baca Juga: Demo Tolak UU Cipta Kerja, Sisil eks JKT48 Memar Kena Pukul
Video asli dari acara tersebut diunggah oleh kanal YouTube detikcom yang menunjukkan Presiden Jokowi sedang menari lagu "Maumere" bersama dengan Ibu Negara Ariana serta tamu undangan lainnya.
Kabar serupa juga pernah dimuat dalam situs Jawa Pos dengan judul artikel "Edit Video Presiden Jokowi Jadi Joget Jaran Goyang" dan mengategorikannya sebagai berita hoaks.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim atas video yang mengatakan Jokowi asyik menari saat ada aksi unjuk rasa tersebut salah.
Unggahan itu masuk dalam kategori Konten yang Salah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?