Suara.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito memaparkan perkembangan penanganan corona di tanah air. Per 15 Oktober 2020, terjadi penambahan kasus sebanyak 4.411.
Kekinian kasus Covid-19 di tanah air menjadi 349.160 kasus.
Adapun jumlah kasus aktif di Indonesia yakni 63.231 atau 18,1 persen. Jumlah tersebut kata Wiku, masih di bawah dari rata-rata kasus aktif dunia.
"Dimana kasus aktif dunia adalah 22 persen, jadi kita dibawah rata rata kasus aktif dunia," uja Wiku dalam jumpa pers, Kamis (15/10/2020).
Sementara penambahan jumlah kasus sembuh yakni 5.810. Saat ini kasus kesembuhan di Indonesia mencapai 273.661 kasus.
Jumlah tersebut lebih tinggi dibanding rata-rata kesembuhan dunia yaitu 75,1 persen.
"Jumlah kasus sembuh adalah 273.661 atau 78,4 persen dimana angka ini lebih tinggi dibanding kasus sembuh dunia 5,1 persen," ucap dia.
Sedangkan penambahan kasus kematian 112 kasus. Sehingga kematian karena Covid di Indonesia mencapai 12.268 atau 3,5 persen kasus.
Jumlah kasus kematian di Indonesia, kata Wiku, masih di atas kasus rata-rata dunia.
Baca Juga: DIY Tambah 45 Kasus Baru, 75 Karyawan Telekomunikasi Positif COVID-19
"Persentase ini masih lebih tinggi sedikit dibanding kasus meninggal di dunia yaitu 2,82 persen," katanya.
Berita Terkait
-
DIY Tambah 45 Kasus Baru, 75 Karyawan Telekomunikasi Positif COVID-19
-
Rusia Setujui Penelitian Vaksin Covid-19 Kedua Setelah Sputnik-V
-
Ahli Inggris Duga Covid-19 Panjang Terkait Masalah 4 Sindrom Berbeda
-
Penularan Covid-19 Lebih Sering di Dalam Ruangan, Ini Sebabnya
-
Mengunjungi Pameran Seni Rupa yang Digelar di Perpustakaan Nasional
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
Terkini
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!