Suara.com - Seorang pemuda yang baru saja keluar dari pusat rehabilitasi narkoba di India menggorok leher neneknya hingga putus. Hingga kini, belum diketahui secara pasti motif dibalik aksi kejam itu.
Menyadur Times of India, Kamis (15/10/2020), Christopher Dias dikeluarkan dari pusat rehabilitasi lantaran orang tuanya tak mampu lagi membayar biaya perawatan.
Pemuda berusia 25 tahun itu telah ditangkap kepolisian setempat dan kini mendekam di tahanan. Wakil komisaris polisi Abhishek Trimukhe mengonfirmasi Christopher telah didakwa atas aksi pembunuhan terhadap neneknya, Rosy Dias.
Insiden yang terjadi Selasa (13/10) ini bermula ketika Christopher dipulangkan dari fasilitas kesehatan setelah menjalani rehabilitasi selama 18 bulan.
Beberapa jam setelah laki-laki ini bebas, ia lantas menyambangi rumah neneknya yang berada di kota Bandra. Ia berkunjung bersama sepupunya.
Lansia berusia 80 tahun itu langsung menyediakan makanan untuk Christopher dan sepupunya.
Belakangan, paman Christoper, yang tinggal di lantai atas, meminta dua pemuda itu untuk naik dan menjaga jarak dengan Rosy.
Entah apa yang ada dipikiran Christopher, malamnya, pemuda itu disebutkan memenggal sang nenek saat perempuan malang itu tengah tertidur.
Tak sampai di situ, pemuda ini membawa kepala neneknya dan diletakkan di meja makan. Meninggalkan tubuh perempuan itu begitu saja.
Baca Juga: Kaget Idola Kena Covid-19, Orang yang Sembah Trump sebagai Dewa Meninggal
Setelah melakukan menghabisi si nenek, laki-laki ini menelepon ayahnya yang berada di Goa, menceritakan apa yang telah dia lakukan.
Polisi mengatakan sang ayah lantas bergegas menuju Bandra. Sampai di kediaman nenek, pria itu langsung pingsan karena begitu kaget melihat keadaan Rosy.
"Putranya sedang duduk di genangan darah. Ketika sang ayah bertanya kepada putranya apa yang telah dilakukannya, pemuda itu berkata sambil tersenyum bahwa ia telah membunuh neneknya," beber polisi.
Pemuda ini langsung ditangkap oleh kepolisian Banda. Ditanya terkait motif dibalik aksinya, lagi-lagi Christoper hanya tersenyum tanpa memberikan jawaban yang berarti.
Penyelidikan mengungkap Christopher menyerang dan membunuh neneknya sekitar pukul 00.30 malam. Laporan polisi baru diajukan pada Selasa paginya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Malam Puncak HUT Jakarta 499: Konser Mahalini di Bundaran HI hingga Tarif Transportasi Rp1!
-
Jalanan Venezuela Dipenuhi Warga Hanya Pakai Piyama Pasca-Gempa Bumi, Kenapa?
-
Kematian Peserta KDMP dan KNMP Bukti Pendekatan Militeristik Tak Cocok untuk Warga Sipil!
-
Rieke Kritik Kasasi 'Paket Kilat' Nikita Mirzani, Kejagung Malah Puji: Bagus, Ada Kepastian Hukum
-
Richard Lee Heran Jadi Terdakwa, Padahal Produk Dibeli dari Toko Lain
-
Tiyo Ardianto Sebut Pelaporan Dirinya Jadi Ajang Cari Muka ke Presiden Prabowo
-
John Lennon hingga Tulkuyem: Eks Ketua Ombudsman Gunakan Nama Samaran Demi Muluskan Suap Tambang!
-
Cerita Menegangkan Jurnalis Venezuela Terjebak di Lift saat Gempa Bumi, Tambah Kaget Lihat Medsos
-
Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela
-
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah Rp4,9 Miliar