Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPB) DKI Jakarta menyebut Jakarta masih merupakan kawasan dengan potensi banjir.
Terhitung ada 24 titik Kelurahan di ibu kota yang rawan tergenang air jika terjadi hujan deras.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan (Pusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohammad Insaf 24 titik itu tersebar di empat wilayah kota administrasi. Jika ada hujan lebat atau air kiriman dari wilayah hulu, maka banjir berpotensi tinggi bakal terjadi di tempat itu.
Jakarta Selatan menjadi kota yang memiliki Kelurahan rawan banjir terbanyak di ibu kota dengan totalnya mencapai 10 titik. Lalu Jakarta Timur di nomor dua dengan jumlah tujuh Kelurahan.
"Jakarta Barat ada 4 titik rawan banjir, Jakarta Utara 3, Jakarta Pusat tidak ada," kata Insaf saat dihubungi, Jumat (16/10/2020).
Kepada warga di 24 Kelurahan itu, pihaknya mengaku selalu menyampaikan peringatan dini jika ada bahaya banjir akan datang. Selain itu, imbauan juga disampaikan lewat media sosial yang berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (DSDA) terkait dengan Tinggi Muka Air (TMA) pada bendungan dan pintu-pintu air yang ada di Jakarta.
"Disampaikan melalui kanal resmi BPBD seperti medsos (Twitter, Facebook, Instagram) resmi BPBD, website dan Whatsapp group yang didalam terdapat Lurah, Camat serta OPD (organisasi perangkat daerah) terkait," jelas Insaf.
Mengantisipasi banjir, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Juaini Yusuf mengatakan pihaknya menggencarkan program pengerukan waduk dan sungai bernama grebek lumpur. Tujuannya menambah kapasitas pada saluran atau penampung air agar tidak sampai meluap ke pemukiman atau jalan.
"Kami harapkan semua yang tergenang itu hilang sama sekali dengan adanya pengerukan-pengerukan ini," pungkasnya.
Baca Juga: Banjir dan Longsor, Ribuan Warga Jakarta Kini Tidur di Masjid hingga Musala
Berikut daftar 24 Kelurahan yang rawan banjir di Jakarta:
Jakarta Selatan
- Cipete Utara
- Petogogan
- Cipulir
- Pondok Pinang
- Rawajati
- Ulujami
- Pondok Labu
- Bangka
- Pejaten Timur
- Jati Padang
Jakarta Barat
- Rawa Buaya
- Tegal Alur
- Kedoya Utara
- Kedoya Selatan
Jakarta Utara
- Pademangan Barat
- Pluit
- Penjaringan
Jakarta Timur
- Bidara Cina
- Kampung Melayu
- Cawang
- Cililitan
- Cipinang Melayu
- Makasar
- Kampung Rambutan
Berita Terkait
-
Yang tersisa Usai Kebakaran Hebat di Kemayoran Gempol
-
Banjir Rendam 26 RT di Jakarta Timur, Kampung Melayu Paling Parah
-
Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung Ungkap Penyebabnya Bukan Cuma Hujan Deras
-
El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist
-
Longsor Intai Jakarta, BPBD DKI Petakan 9 Kecamatan Rawan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK