Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan adanya potensi hujan disertai kilat atau petir dan angin di sejumlah wilayah DKI Jakarta.
"Waspadai potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada menjelang siang hingga sore hari," kata peringatan dini BMKG di laman bmkg.go.id, Jumat (23/10/2020).
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga hujan petir menyelimuti wilayah DKI Jakarta sejak pagi. Hujan dengan intensitas ringan turun di wilayah meliputi Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, sedangkan Kepulauan Seribu terjadi hujan petir.
Memasuki siang hari, hujan ringan diperkirakan terjadi di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Pusat.
Sedangkan wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diperkirakan mengalami hujan petir.
Untuk wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu cuacanya berubah berawan.
Malam hingga dini hari cuaca diperkirakan berawan hingga cerah berawan di enam kota administrasi DKI Jakarta.
Untuk suhu udara diperkirakan berkisar 24-32 derajat celcius, yakni Jakarta Barat (24-32 derajat), Jakarta Pusat (25-31 derajat), Jakarta Selatan (24-32 derajat), Jakarta Timur (24-32 derajat), Jakarta Utara (25-31 derajat) dan Kepulauan Seribu (27-29 derajat).
Sementara perkiraan kelembaban udara berkisar 75-95 persen, di Jakarta Barat, 75-55 persen di Jakarta Pusat 80-95, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur 75-95 persen, Jakarta Utara 80-95 dan Kepulaan Seribu 85-95 persen.
Baca Juga: Musim Hujan, Waspada Ancaman Hewan Pembunuh Nomor Satu di Dunia
BMKG telah mengeluarkan informasi prakiraan awal musim hujan tahun 2020, dimana diprediksikan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki periode awal musim hujan mulai akhir Oktober-November 2020.
Selama September-Oktober, periode peralihan musim (pancaroba) dari kemarau ke penghujan masih berlangsung di beberapa wilayah Indonesia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Cara Keji Tentara Zionis Israel Bunuh 7 Warga Gaza, Perempuan dan Anak Jadi Korban
-
Apa Hasil Lawatan Trump ke China? Isu Taiwan Menggantung, Beijing Tetap Dukung Iran
-
Mengenal 'Ambo', Sapi Raksasa 1,15 Ton Asal Tangerang yang Dipilih Prabowo untuk Idul Adha 2026
-
Skenario AS Jika Trump Diracun di China, Isi Surat Wasiat untuk JD Vance Terungkap
-
Niat Lerai Cekcok Berujung Maut, Dico Tewas Dikeroyok dan Dilempar dari Lantai 2 Weston Billiard
-
'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat
-
Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG