Suara.com - Beredar video lama yang kembali menarik perhatian publik kala Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY mendadak berhenti di pinggir jalan demi menerima telepon saat menangani bencana meletusnya Gunung Kelud tahun 2014 lalu.
Dalam video yang dibagikan akun Twitter politikus Parta Demokrat, Ossy Dermawan, rombongan SBY tampak mendadak berhenti di pinggir jalan.
Potongan video berdurasi 54 detik itu merekam saat-saat SBY mendapat telepon penting yang ternyata dari Menteri Luar Negeri Amerika Serikat saat itu yakni John Kerry.
Di tengah hujan abu vulkanik yang masih menyelimuti jalanan, rombongan memutuskan berhenti di pinggir jalan kecil di tengah sawah.
SBY yang saat itu mengenakan kemeja berwarna biru berteduh di bawah kedai berbilik kayu. Para petugas pengamanan presiden pun berjaga di sekitarnya lantaran jalanan masih ramai dilalui warga yang terdampak bencana.
Rupanya, Menlu AS itu menelepon secara pribadi untuk mengucapkan duka cita dan keprihatinannya terhadap bencana letusan Gunung Kelud pada Februari 2014 itu.
"Terima kasih atas ucapan bela sungkawa Anda. Saya juga diberitahu Menteri Marty bahwa Anda berdua berdiskusi dengan baik untuk meningkatkan hubungan bilateral, persahabatan, dan kerjasama terkait isu di wilayah Asia Timur, Asia Tenggara, dan Asia Pasifik pada umumnya," kata SBY menggunakan bahasa Inggris.
Melalui sambungan telepon itu pula SBY menyampaikan terima kasihnya kepada Amerika Serikat.
"Ya saya juga ucapkan terima kasih kepada Amerika Serikat atas dukungannya kepada Indonesia," sambung SBY.
Baca Juga: Dari Luhut, Jokowi Dapat Info SBY Dalang Aksi 212 dan Bayar Rp 100 Miliar
Simak video SBY menerima telepon di pinggir jalan itu DI SINI.
Kamis 13 Februari 2014 malam, Gunung Kelud meletus. Sontak, gunung yang terletak di Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, ini menjadi perhatian, tak hanya di Indonesia, tapi juga dunia.
Aktivitas gunung tersebut sangat mengagetkan, mengingat gunung ini sudah lama "tidur" atau letusan terakhir terjadi pada tahun 1990. Abu vulkanik menyembur sampai ketinggian 17 kilometer dari puncak Gunung Kelud.
Letusan Kelud tahun ini lebih dahsyat dibandingkan yang pernah terjadi pada tahun 1990.
Ketika itu, semburannya sampai menyebar ke puluhan kota di Pulau Jawa. Sebanyak empat orang meninggal dunia. Puluhan ribu orang yang menetap di sekitar gunung diungsikan seketika agar korban tak berjatuhan.
Pemerintah pun menetapkan jarak 10 kilometer dari gunung harus steril dari warga untuk sementara waktu sampai keadaan aman.
Berita Terkait
-
Dari Luhut, Jokowi Dapat Info SBY Dalang Aksi 212 dan Bayar Rp 100 Miliar
-
Elektabilitas Gatot Nurmantyo Cukup Jauh di Bawah Putra SBY
-
Rizal Ramli Tak Percaya SBY Bayar Rp 100 Miliar Aksi 212: Dia Raja Pelit
-
Rizal Ramli Sebut Jokowi Ungkap SBY Habiskan Rp 100 Miliar untuk Aksi 212
-
Jokowi Pernah Sebut SBY Dalang Demo Aksi 411 dan 212
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif