- Hujan deras menyebabkan status Pos Pesanggrahan naik menjadi Siaga 3 pada Sabtu, 20 Desember 2025 pukul 17.00 WIB.
- Satu ruas jalan tergenang setinggi 10 cm di Cilandak Barat akibat curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut.
- BPBD mengerahkan petugas gabungan untuk penanganan genangan melalui penyedotan dan koordinasi antar dinas terkait.
Suara.com - Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya memicu kenaikan status pintu air pada Sabtu (20/12/2025) sore.
Pusat Data dan Informasi Kebencanaan (Pusdatin) BPBD DKI Jakarta melaporkan kenaikan status Pos Pesanggrahan menjadi Waspada atau Siaga 3 pada pukul 17.00 WIB.
Kondisi cuaca ekstrem ini mengakibatkan munculnya genangan air di salah satu titik vital wilayah Jakarta Selatan.
"BPBD mencatat saat ini terdapat 1 ruas jalan tergenang," bunyi keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Sabtu (20/12/2025).
Lokasi terdampak berada di Jalan Komplek Puri Mutiara V, Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak.
Ketinggian air di kawasan tersebut tercatat mencapai 10 sentimeter pada Sabtu petang.
"Penyebab curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut," lanjut BPBD DKI Jakarta dalam keterangan tertulis mereka.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lapangan dilaporkan masih dalam tahap penanganan oleh petugas gabungan.
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah secara intensif.
Baca Juga: Mengapa Jakarta Selatan Kembali Terendam? Ini Penyebab 27 RT Alami Banjir Parah
Upaya penanganan dilakukan dengan mengoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, serta Dinas Gulkarmat.
"Memonitor kondisi genangan, melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat," papar BPBD DKI Jakarta.
Lewat kolaborasi antar dinas, diharapkan genangan air dapat surut dalam waktu cepat agar mobilitas warga tidak terganggu.
Pihak BPBD DKI memberikan peringatan kepada seluruh warga Jakarta agar berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK