Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah meminta agar warga ibu kota tak pergi ke luar kota saat libur panjang 28 Oktober sampai 1 November. Namun imbauan ini ternyata tak begitu didengarkan oleh masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan 190 ribu kendaraan roda empat sudah meninggalkan ibu kota sejak Selasa (27/10/2020) lalu atau saat puncak arus mudik. Hal ini tercatat dari data volume kendaraan di jalan tol ke luar kota.
"Hari Rabu itu jumlah kendaraan bermotor ke luar Jakarta untuk di jalan tol itu mencapai puncaknya, itu lebih kurang 188 ribu, hampir 190 ribu," ujar Syafrin saat dihubungi Suara.com, Jumat (30/10/2020).
Dengan demikian, kata Syafrin, selama masa liburan ini, sudah tercatat peningkatan kinerja lalu lintas jalan tol sebanyak 22 persen dibandingkan hari biasa. Pada saat menjelang libur panjang pun disebutnya sudah ada peningkatan volume.
"Iya, di jalan tol atau naik sebesar 22 persen dibandingkan hari sebelumnya. Walaupun di hari sebelumnya sudah ada peningkatan," jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga mencatat ada kenaikan 31 persen penumpang angkutan umum. Mereka diperkirakan meninggalkan Jakarta untuk memanfaatkan waktu libur panjang.
"Kemudian untuk angkutan umum, juga ada peningkatan sekitar 31 persen penumpangnya," tuturnya.
Ia menyebut pihaknya sendiri tak bisa melarang warga bepergian karena tidak ada aturannya. Namun ia meminta agar protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 terus diterapkan selama berada di luar kota agar saat pulang ke ibu kota tak membawa atau tertular virus corona.
"Arus balik yang harus diantisipasi di tengah covid ini bagaimana interaksi para warga yang balik ini tidak terjadi sehingga potensi penularan virus tidak terjadi," pungkasnya.
Baca Juga: Duh, 100 Wisatawan di Jawa Barat Reaktif Covid-19
Berita Terkait
-
Duh, 100 Wisatawan di Jawa Barat Reaktif Covid-19
-
Bandel Langgar Prokes, Bima Arya Ancam Tutup Kafe dan Restoran
-
Cegah Penyebaran Covid-19 saat Libur Panjang, Ini Strategi Pemprov Jabar
-
Dear Warga Jakarta, Kalian Diminta Pulang Sebelum 1 November
-
Manfaatkan Momen Libur Panjang ke Ragunan, Warga: Puncak Macet!
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri
-
Kemenkes: Gas N2O yang Muncul di Kasus Lula Lahfah Punya Aturan Ketat
-
Pengamat: Dasco Kini Jadi 'Buffer Power' Presiden, seperti Taufiq Kiemas dan Yenny Wahid Dulu
-
KPK Segera Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex usai Audit Kerugian Negara Rampung
-
Rhenald Kasali: Kita Hidup di Abad Ketidakpastian, Saat Perasaan Menggerakkan Dunia Digital
-
Banjir Ganggu Transjakarta Pagi Ini, 3 Rute Dialihkan dan Sejumlah Halte Tak Terlayani
-
Menag Nasaruddin Umar: NU Pesantren Besar, Kuat karena Akhlak dan Moderasi
-
Prabowo Batal Hadiri Puncak Harlah 1 Abad NU di Istora, Rais Aam Juga Tak Hadir
-
Rhenald Kasali Ingatkan Media: Jangan Jadi Budak Algoritma, Engagement Bisa Pengaruhi Kebijakan