Suara.com - Publik tengah dibuat terenyuh oleh momen perpisahan seorang anak laki-laki dengan wanita yang tak lain adalah pengasuhnya.
Pengasuh anak atau ART tersebut berasal dari Indonesia. Keputusan untuk berhenti bekerja membuatnya harus pulang ke daerah asalnya.
Video yang merekam perpisahan dua sosok akrab tersebut mendadak viral di media sosial. Salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @nenk_update, Rabu (4/11/2020).
Dalam video, anak berusia 5 tahun itu terlihat memeluk erat pengasuhnya. Tentu dengan air mata yang tak berhenti mengaliri pipinya.
Tangis tersedu-sedu anak itu seolah menjadi tanda tidak ingin ditinggalkan oleh pengasuhnya.
Pengasuh tersebut juga tak kuasa menutupi kesedihannya. Dengan memeluk anak asuhnya, ia menyampaikan sepatah dua patah kata.
Tak lama, ia menggendongnya untuk terakhir kali sebelum kembali ke tempat asalnya.
Seorang wanita yang diduga sebagai ibu sang anak berdiri di sana, melihat momen haru perpisahan keduanya.
Sesekali, ia menenangkan buah hatinya yang terus tampak keberatan apabila berpisah dari pengasuhnya.
Baca Juga: Supaya Ekonomi Pulih, Perbanyak Belanja dan Jalan-jalan
Video unggahan @nenk_update yang merekam momen pilu perpisahan kedua sosok itu menuai beragam komentar. Sejumlah warganet mengaku terharu dan ikut tersayat hatinya melihat kejadian mengharukan ini.
"Mengandung bawang ya Bun. Nangis," kata @mitha*****.
"Sesuatu yang berasal dari hati, akan diterima dengan baik oleh hati lainnya," balas @duni******.
"Pernah lihat juga momen seperti ini dan gak kerasa ikut nangis juga," sambung @leni******.
Warganet menduga sang pengasuh tersebut bekerja dengan sepenuh hatinya, sehingga si anak bisa menyayanginya.
"Kalau kerja benar, pakai hati dan kasih sayang, semua orang akan sayang sama kita. Kaya orang ini," sahut @urim*****.
Lihat videonya disini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK
-
Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda