Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah memberikan bantuan subsidi kuota internet secara gratis kepada siswa dan guru di seluruh Indonesia. Bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban dan membantu para siswa, mahasiswa dan dosen yang menerapkan pembelajaran jarak jauh atau PJJ, akibat imbas dari adanya pandemi Covid-19.
Kebijakan yang dikeluarkan oleh Kemendikbud tersebut akhirnya bisa dirasakan oleh sebagian besar orangtua. Salah satunya oleh Supadmi, yang tinggal di Gunung Kidul, Yogyakarta.
Ibu satu anak ini mengaku senang, ketika mendapatkan bantuan kuota internet dari pemerintah.
"Wuiihh asyikk... Akhirnya anak saya dapat juga. Tadinya, saya pikir nggak dapat, karena orangtua lain, anak-anaknya belum dapat. Eh, tahunya seminggu lalu dapat juga," ujarnya saat berbincang dengan Suara.com, Minggu (1/11/2020).
Padmi, demikian ia biasa disapa, bercerita, sebelum ada bantuan kuota tersebut, setiap bulan ia harus mengeluarkan biaya sampai Rp 300 ribu hanya untuk mendukung PJJ. Uang sedemikian ini terasa besar untuk pengeluaran yang bukan kebutuhan pokok.
Padmi pun sebenarnya sudah berpikir untuk memiliki jaringan wifi. Namun ia masih ragu dan merasa tak bisa bergantung pada fasilitas itu.
"Soalnya jaringan wifi jelek di sekitar tempat tinggal kami, jadi tidak pakai wifi. Tapi sejak sekolah online, yang biasanya beli pulsa cuma Rp 50 ribu atau Rp100 ribu, jadi nggak cukup. Sejak belajar jarak jauh, pengeluaran untuk kuota jadi Rp 300 ribu sebulan. Itu sudah berlangsung sejak Juli lalu loh!" ujarnya.
Kebahagiaan Supadmi juga dirasakan Ratulisa, anaknya. Siswa SMPN 1 Gunung Kidul itu mengaku merasa terbantu dengan program pemerintah tersebut, karena kegiatan belajarnya menjadi lebih lancar.
"Aku nggak harus nunggu ibu beli pulsa dulu, malah sekarang bisa searching lebih banyak untuk bantu menyelesaikan tugas-tugas. Dulu harus mikir kuotanya gimana, terus harus rajin cek sudah tinggal berapa. Kemarin kata ibu dapat 35 GB. Biasanya ibu beli paling 10 GB saja, itu juga kurang kalau buat sebulan mba," kata Lisa.
Baca Juga: Ayo, Manfaatkan Modul Pembelajaran Selama di Rumah dari Kemendikbud
Siswa kelas 2 SMP ini mengaku bisa lebih sering berkonsultasi dengan gurunya terkait mata pelajaran yang masih kurang dimengerti. Ia juga bisa menghubungi teman untuk bantuan pelajaran.
"Jadi bisa telepon atau video call bu guru, kalau ada mata pelajaran yang belum paham. Soalnya kuotanya lumayan, semoga setiap bulan ada terus ya," ujar setengah berharap.
Sesuai dengan kebijakan pemerintah, rencananya Kemendikbud akan memberikan paket kuota internet sampai Desember 2020. Bantuan ini berlaku bagi seluruh guru, siswa, dosen, dan mahasiswa di seluruh Indonesia, sejak September 2020.
Pada September, Kemendikbud telah menyalurkan kuota internet kepada 27,3 juta pendidik dan peserta didik untuk mendukung PJJ. Di bulan kedua, telah disalurkan kepada 35,7 juta penerima.
Bantuan ini merupakan bagian dari kebijakan pendidikan di masa pandemi Covid-19. Salah satu survei menyebut, 85 persen masyarakat menilai bahwa pemberian kuota gratis ini merupakan kebijakan yang tepat di tengah pandemi, dalam mendukung proses belajar mengajar.
Berita Terkait
-
Kemendikbud Siap Kucurkan Dana untuk Kampus dan Industri, Ini Syaratnya!
-
Bantuan Kuota Internet Kemendikbud, Siswa : PJJ Lancar!
-
4 Bantuan yang Masih Cair Bulan November
-
Kurikulum dalam Kondisi Khusus, Mengakomodasi Pendidikan di Situasi Darurat
-
Ayo, Manfaatkan Modul Pembelajaran Selama di Rumah dari Kemendikbud
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil
-
Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya