Suara.com - Setiap pasangan kekasih pasti memiliki cara dan gaya berpacaran yang berbeda-beda. Ada yang sembunyi-sembunyi, ada pula yang blak-blakan selalu mengumbar kemesraan.
Belum lama ini sebuah video yang menunjukkan gaya pacaran blak-blakan di depan umum viral di media sosial dan menjadi bahan pergunjingan warganet.
Bagaimana tidak, blak-blakannya mereka adalah soal pertengkaran yang entah disebabkan oleh apa. Video berdurasi 14 detik tersebut dibagikan oleh pengelola akun Twitter @recehtapisayng.
"Tolong kepada siapapun kalo udah terjebak toxic relationship seperti ini jangan pernah bertahan dengan dalih "dia pasti bakal berubah". Inget, you deserve someone better gaes," tulis @recehtapisayng menerangkan videonya, Kamis (05/11/2020).
Dalam video itu terlihat seorang cowok sedang menganiaya kekasihnya di pinggir jalan.
Cewek yang ada di mobil itu nampak tidak mau turun dari mobilnya sampai digencet dengan pintu oleh cowoknya.
Bahkan, cowok itu nyaris memukul ceweknya dan terlihat mengepalkan tinju dengan penuh amarah.
Dalam video tersebut pengelola akun @recehtapisayng mengungkapkan bahwa video tersebut ia peroleh dari rekaman temannya.
Hingga artikel ini diketik, video tersebut telah dilihat hingga 86 ribu kali tayangan dan menuai banyak komentar warganet.
Baca Juga: Apes! Dapat Bedah Rumah, Pasutri Malah Cerai Akibat Tak Bisa Bayar Tukang
"Pernah baca dmn lupa, kalo cowo udah main tangan, saya rasa bukan masalahnya yang harus diselesain tapi hubungannya!!" timpal akun @tertiup***
"Mirip ambi mantanku jaman SMA. Aku ditampar + hampir dipukul helm gara-gara kepo isi wa nyaaa. Tak putus di tempat malah udah 5 tahun berlalu dese belum ada pasangan lagi," ungkap akun @nisa***
"Jangan berdalih "dia pasti bakal berubah", jangan merasa kamu mampu merubah orang, kalo udah sampe tahap fisikmu terluka, tinggalin aja," saran akun @lovesk***
Meski demikian, belum bisa dipastikan lokasi kejadian itu terjadi.
Video selengkapnya di sini.
Berita Terkait
-
Rincian Anggaran Pemkot Banjarmasin Viral, Belanja Susu dan Buah Wakil Wali Kota Tembus Rp228 juta
-
Viral Siswi SD di Palembang Jadi Korban Rudapaksa, Alami Kondisi Serius hingga Jalani Operasi
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
Panen Kritikan, Paket Retur COD Diduga Diperjualbelikan Murah Meriah di Jepara
-
Saingi Rudy Mas'ud, Gubernur Sumsel Sewa Helikopter Rp4 Miliar
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara