Suara.com - Dibalik suksesnya karier di dunia politik Amerika Serikat hingga berhasil dicalonkan sebagai presiden dalam pemilihan tahun ini, Joe Biden mengalami banyak kehilangan di masa lalu, terutama soal keluarga.
Menyadur Daily Star, Jumat (6/11/2020), politisi yang pernah menyebut dirinya sebagai "orang termiskin di Kongres" ini kehilangan istri dan anak perempuannya dalam kecelakaan, serta salah satu putranya meninggal dunia akibat tumor otak.
Sebelum menjadi suami dari Jill Biden, pria pemilik nama lengkap Joseph Robinette Biden ini menikah dengan Neilia Hunter pada 1996.
Bersama Neilia, Biden dikaruniai satu anak perempuan, Naomi Christina Biden, serta dua putra, Hunter Biden dan Beau Biden.
Saat itu pada 1973, Biden memiliki kesempatan pertamanya untuk meniti karier di dunia politik dengan terpilih sebagai Senator AS untuk Delaware.
Namun di saat yang sama, Biden juga mengalami perubahan besar lain di hidupnya yakni saat istri dan anak perempuannya meninggal dunia.
Hanya beberapa minggu setelah menjabat sebagai senat, Biden mendapatkan kabar bahwa sang istri bersama tiga orang anaknya terlibat kecelakaan saat akan berbelanja kebutuhan natal.
"Enam minggu setelah pemilihan saya, seluruh dunia saya berubah selamanya," ujar Biden dalam pidatonya di Yale 2015 lalu.
"Saat saya di Washington merekrut staf, saya mendapatkan telepon. Istri dan tiga anak saya sedang berbelanja (untuk) Natal, ditabrak oleh traktor, menewaskan istri dan putri saya," sambungnya.
Baca Juga: Selangkah Menuju Pintu Keluar Gedung Putih, Donald Trump Murka
Naomi masih berusia 13 tahun ketika tewas bersama sang ibu. Sementara dua putra Biden, Hunter dan Beau, saat itu kondisinya kritis.
Belakangan Hunter yang berusia empat tahun dan Beau yang berusia tiga tahun saat itu, selamat dengan mengalami patah tulang.
Kemudian pada 2015, tragedi lain kembali merengut kebahagiaan di keluarga Biden, ketika Beau meninggal dunia karena tumor otak.
Beau yang menjabat pernah menjabat sebagai Jaksa Agung Delaware selama dua periode hingga 2014, tak selamat dari penyakit yang menyerangnya sejak 2010.
Dengan gejala sakit kepala, mati rasa, dan kelumpuhan, dokter awalnya mendiagnosis Beau terkena stroke ringan. Hingga pada 2013, ia dinyatakan menderita kanken otak.
Dalam bukunya yang berjudul Promise Me, Dad yang rilis pada 2017, Biden mengaku butuh waktu lama untuk sembuh dari rasa sakit akibat kehilangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend