Suara.com - Sepasang suami istri asal Prancis terpaksa berurusan dengan hukum karena salah membeli hewan peliharaan. Menyadur People pada Selasa (10/11), mereka mengira anak kucing yang dibeli secara online adalah kucing savannah.
Rupanya, setelah melakukan transaksi senilai Rp 102 juta mereka baru menyadari jika bayi kucing yang dijual adalah anak Harimau Sumatera yang terancam punah.
Begitu menyadari kucing kesayangan mereka merupakan hewan yang dilindungi, pasangan ini lantas menyerahkannya pada pihak berwenang.
Pasangan ini berkata melihat iklan kucing savannah secara online pada tahun 2018 dan langsung tertarik untuk membelinya.
Kucing savannah adalah persilangan antara serval Afrika aksotis dengan kucing rumahan yang legal dipelihara di Prancis. Namun Harimau Sumatera adalah hewan yang terancam punah dan ilegal untuk dipelihara.
Setelah penyelidikan selama dua tahun, sembilan orang ditangkap awal bulan ini sehubungan dengan pembelian dan penjualan harimau tersebut, termasuk pasangan yang membelinya.
Belakangan, pasangan ini sudah dipulangkan oleh polisi dan anak Harimau Sumatera sedang dalam perawatan Badan Keanekaragaman Hayati Prancis.
Menurut World Wildlife Fund, subspesies harimau sudah sangat terancam punah dan hanya ditemukan di alam liar Sumatera, Indonesia.
Populasi Harimau Sumatera sendiri diperkirakan kurang dari 400 ekor. Penggundulan hutan serta perburuan liar membuat spesies ini terancam punah.
Baca Juga: Harimau Kampar Terkam Pengedar 20 Kg Sabu di Riau
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Siapa Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia atau Singapura?
-
Bamus Betawi soal Demo Warga Pati ke Jakarta: Jangan Datang Banyak-banyak
-
Industri Aftermarket Roda Dua Indonesia Kembali Menggeliat Lewat IMHAX 2026
-
KPK Buka Suara, Tegaskan Tak Ada Operasi Tangkap Tangan di Kabupaten Bogor
-
Panduan Pilih Warna Cat Ruang Tamu Pembawa Hoki Sesuai Arah Mata Angin
-
Danantara Mau Bangun Jaringan Charging Station Motor Listrik
-
Komentar Dedi Mulyadi kepada Maba Unpad Bikin Publik Emosi: Pertanyaan Terbodoh
-
Local Media Community Pekanbaru Bahas Tantangan Media di Era Digital
-
Dari Data hingga Terapi, Novo Nordisk Manfaatkan AI untuk Percepat Penemuan Obat
-
Belanja Murah Pakai QRIS BRImo, Bisa Dipakai saat Weekdays