Suara.com - Program baru GKInvest bertajuk "Client Reward" saat ini sudah memasuki periode dua. Nah, Untuk periode 2 ini di mulai tanggal 1 Oktober 2020 hingga 31 Maret 2021, yang bisa anda nikmati di akun Standard Fix and Standard Variable.
Sebagai syarat, Anda hanya perlu melakukan deposit minimal 500 dolar AS (FTD atau Top Up) sejak program reward ini dimulai. Program ini hanya berlaku untuk trading Forex, Logam, Energi, dan Indeks.
Menariknya lagi, Anda bisa memilih sendiri smartphone yang diinginkan. Jika jumlah lot sudah mencapai 400, Anda bisa mendapatkan iPhone 11 Pro. Bagi Anda yang belum mampu mengumpulkan lot sebanyak itu, jangan khawatir karena tersedia pula Xiaomi Redmi untuk trading 30 lot dan Samsung Galaxy jika trading mencapai 100 lot.
Anda yang ingin berpartisipasi dalam program ini harus mendaftar untuk program Hadiah menggunakan formulir pendaftaran online. Sementara itu, klien IB harus mendaftar melalui IB masing-masing untuk Program Hadiah.
Batas waktu klaim hadiah adalah 31 Maret 2021 dan harus dilakukan melalui Formulir klaim Hadiah setelah persyaratan yang diperlukan dipenuhi.
Jika melewati tenggat waktu tersebut, maka klaim hadiah sudah tidak berlaku. GKInvest adalah broker Indonesia yang terdaftar di BAPPEBTI. Selain legal, GKInvest menawarkan biaya transaksi yang paling murah di Indonesia, beragam fasilitas yang dapat mempermudah transaksi trader, serta rutin mengadakan kegiatan edukasi trading secara gratis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat