Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump masih belum juga menyatakan terbuka jika dia kalah dalam pemilihan umum minggu lalu.
Namun jajak pendapat menyatakan 80 persen warga Amerika setuju jika pemenang pemilu adalah Joe Biden.
Lembaga Reuters/Ipsos melakukan jajak pendapat dengan bertanya pada warga Amerika Serikat, termasuk mereka dari Partai Republik sebagai pendukung Presiden Trump, sejak media mengatakan Joe sebagai pemenang pilpres hari Minggu.
Dalam jajak pendapat yang dikeluarkan hari Selasa waktu setempat, hampir 80 persen warga AS, di antaranya lebih dari 50 persen pendukung Partai Republik mengakui kemenangan tokoh Partai Demokrat, Joe Biden.
Jajak yang dilakukan selama empat hari dari hari Sabtu sampai hari Selasa itu mengatakan 79 persen warga dewasa Amerika Serikat sepakat jika Joe Biden akan menjadi penghuni Gedung Putih untuk masa empat tahun berikutnya sebagai Presiden AS ke-46.
Hanya 13 persen yang mengatakan hasil pemilu masih belum bisa ditentukan, tiga persen mengatakan Trump menang, dan lima persen mengatakan tidak tahu.
Jajak pendapat juga menanyakan apakah pemilu berlangsung jujur dan adil.
Hasilnya 70 persen warga Amerika (85 persen pendukung Demokrat dan 59 persen pendukung Republik) mengatakan para petugas telah melakukan tugas mereka dengan "kejujuran".
Survei juga menyimpulkan 72 persen warga berpikiran pihak yang kalah harus mengakui kekalahan dan 60 persen menyatakan pemindahan kekuasaan dari Donald Trump ke Joe Biden pada tanggal 20 Januari akan berlangsung mulus.
Baca Juga: Trump Tak Akui Kekalahan, Biden: Saya Pikir Ini Hal yang Memalukan
'Perilaku Trump memalukan'
Sementara itu, Joe Biden yang sudah menyatakan kemenanganannya hari Sabtu mengatakan adalah hal yang "memalukan" bagi Presiden Donald Trump yang masih belum mengakui kekalahan.
Ia mengatakan tidak ada hal yang menghalangi timnya untuk melakukan pemindahan kekuasaan.
Berbicara dalam satu kesempatan di negara bagian asalnya Delaware, Biden mengatakan masa transisi sekarang terus berlangsung, meski Trump belum menyatakan kekalahan.
Biden juga mengatakan nama-nama untuk susunan kabinetnya mulai akan muncul pada saat Hari Thanksgiving yang dirayakan Kamis 26 November mendatang.
Ketika ditanya wartawan, Biden mendapat pertanyaan langsung mengenai pendapatnya bahwa Presiden Trump masih menolak menerima hasil pemilu.
Ia mengatakan mengerti perasaan kalah yang dirasakan para pendukung Trump saat ini.
Tag
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo