Suara.com - Sepasang kakak adik di India nekat mencuri sejumlah kambing lantaran membutuhkan uang untuk pembuatan film, di mana keduanya akan menjadi pemeran utama.
Menyadur India Times, Jumat (13/11/2020), V Niranjan Kumar dan Lenin Kumar telah ditangkap kepolisian setempat setelah aksi keduanya terekam CCTV.
Berdasarkan keterangan polisi negara bagian Tamil Nadu, ayah Niranjan dan Lenin, Vujay Shankar, sedang menggarap sebuah film berjudul 'Nee Thaan Raja', yang menampilkan putra-putranya sebagai lakon utama.
Tapi belakangan, produksi film ini harus terhenti karena uang keluarga itu habis. Dari sini, Niranjan dan Kumar pun memutuskan untuk beraksi.
Para pria berusia 30-an ini melakukan pencurian lebih dari sekali. Setiap harinya, mereka disebutkan mencuri 8-10 kambing.
Kakak beradik asal New Washermenpet ini menjual kambing curiannya seharga 8.000 rupee India atau sekitar Rp 1,5 juta.
Kelakuan saudara ini terungkap setelah salah satu pemilik kambing yang ternaknya dicuri, membuat laporan ke kantor polisi setempat.
Palani, warga Madhavaram, melapor ke polisi setelah kehilangan kambing pada 9 Oktober.
Pihak berwenang pun langsung melakukan penyelidikan, dengan memeriksa rekaman kamera pengawas.
Seiring dengan berjalannya penyelidikan, makin banyak orang yang mengajukan laporan telah kehilangan kambing.
Baca Juga: Saat Penulis Asal Indonesia dan Film Asia Mulai Geser Dominasi Hollywood
Kepolisian lantas memutuskan untuk mengerahkan personel yang menyamar sebagai warga untuk melakukan pengawasan.
Belakangan, kakak beradik ini berhasil ditangkap pihak kepolisian saat mencoba mencuri kambing yang dibiarkan di jalanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara