Suara.com - Aktivis Permadi Arya atau dikenal Abu Janda menyatakan dukungannya terhadap Nikita Mirzani yang hendak digeruduk oleh massa Ustaz Maaher At-Thuwailibi. Ia membuat video parodi berisi sindiran terhadap Maaher.
Video tersebut diunggah melalui akun Twitter miliknya @permadiaktivis1.
Ia memparodikan lagu berjudul 'Keong Racun' dan mengganti judulnya menjadi 'Tukang Obat'.
"Kalau berani jangan sama @nikitamirzani yang ibu-ibu. Kalau berani bawa 800 laskar cari ane di Bandung. Ditunggu cong @ustadzmaaher_" ucap Abu Janda seperti dikutip Suara.com, Sabtu (14/11/2020).
Dalam video tersebut, terlihat Abu Janda mengenakan pakaian beskap lengkap dengan blangkon.
Ia menyanyikan lagu 'Keong Racun' yang telah diganti judulnya menjadi 'Tukang Obat'.
Lirik lagu tersebut juga telah ia ganti. Berikut lirik lagu parodi Abu Janda.
"Dasar kau tukang obat
Luar rohani, dalam roh halus
Ngaku turunan nabi
Hobinya chat porno sampai pagi
Sok ngajadi akhlak anti maksiat tapi otaknya bejad
Hey ku takut sekali mau bawa laskar geruduk seorang nyai
Hey kau tak tahu malu
Beraninya persekusi labrak ibu-ibu
Baca Juga: Fakta Nikita Mirzani dan Pendukung Habib Rizieq Berseteru
Mulut kumat kemot, matanya melotot
Kalau lagi dakwah, sumpah serapah
Hobi pakai sorban, kayak ulama Yaman
Mulut kayak hewan, lebih bejat dari setan
Sorry sorry sorry s*t
Elo ustaz apa bangs*t
Sorry sorry sorry ji*g
Mulutmu kok kayak anj*ng."
Video tersebut langsung viral di media sosial. Hingga Sabtu pagi, video tersebut telah disaksikan lebih dari 78 ribu pengguna.
Beragam komentar membanjiri kolom komentar video parodi Abu Janda tersebut.
Melalui akun Instagram, Niki, panggilan akrab Nikita Mirzani, mengunggah sebuah video singkat yang menyindir kepulangan Rizieq.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT