Suara.com - Seorang bocah usia 5 tahun bernama Tommaso merengek pada Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte untuk melonggarkan lockdown agar sinterklas bisa masuk ke rumahnya dan memberikan hadiah.
Menyadur Forbes Sabtu (14/11), Conte langsung membuat postingan menghibur di laman Facebooknya. Ia mengatakan bahwa sinterklas kebal lockdown dan tetap berkeliling memberi hadiah pada malam Natal.
"Sinterklas meyakinkan saya, dia sudah memiliki izin perjalanan internasional," kata Giuseppe Conte, dalam pernyataannya di Facebook.
"Dia dapat bepergian ke mana saja dan membagikan hadiah kepada semua anak di dunia," lanjutnya.
Conte juga mengatakan, sinterklas akan datang sesuai dengan protokol kesehatan yang baru seperti menggunakan masker untuk mencegah penularan virus corona.
"Dia (Sinterklas) mengatakan kepada saya, dia selalu menggunakan masker dan menjaga jarak untuk melindungi dirinya dan semua orang yang dia temui," kata Conte.
Sinterklas yang biasa disebut Babbo Natale di Italia adalah sosok yang paling dinanti oleh anak-anak di seluruh dunia saat Natal tiba.
Ia digambarkan sebagai kakek baik hati yang memberikan hadiah bagi anak-anak yang rajin membantu orangtua selama setahun penuh.
Sinterklas tidak masuk ke dalam rumah melalui pintu, melainkan lewat cerobong asap. Ia akan meninggalkan hadiah di bawah pohon Natal saat malam hari.
Baca Juga: Usai Berlibur, Mantan PM Italia Positif Covid-19
Oleh karena itu, Conte kemudian meminta Tommaso meletakkan satu botol handsanitizer bersama susu hangat dan biskuit di bawah pohon Natal sebagai ucapan terima kasih pada Sinterklas yang tetap bekerja saat pandemi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?