Suara.com - Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid menilai pergantian tiga kepala polisi: Kapolda Metro Jaya, Kapolda Jawa Timur, dan Kapolda Jawa Barat, membuktikan penegakan hukum di era pandemi Covid-19 membutuhkan kerja keras.
"Penegakan hukum dan disiplin warga dalam melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 bukan sesuatu yang ringan. Diperlukan kerja keras dan strategi khusus untuk menumbuhkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat," kata Jazilul di Jakarta, Selasa (17/11/2020).
Dia mengucapkan selamat kepada tiga kapolda yang baru, yaitu Kapoda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, dan Kapolda Jawa Barat Irjen Ahmad Dofiri.
Pergantian tiga kapolda berlangsung mendadak. Pengumumannya hampir bersamaan dengan pemanggilan Gubernur Anies Baswedan oleh Polda Metro Jaya terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam acara pernikahan anak Habib Rizieq Shihab.
Jazilul optimistis dengan bekal rekam jejak dan pengalaman selama berkarier, ketiga kapolda itu akan mampu dengan cepat membangun sinergi dengan para tokoh masyarakat, para ulama, tokoh politik, pemuda dan perempuan agar tercipta kesadaran dan kedisiplinan menghadapi Covid-19 beserta dampaknya.
"Termasuk sukses terlaksananya kegiatan politik, penertiban unjuk rasa dan sukses pilkada serta menjaga kegiatan ekonomi di tengah masyarakat yang sedang lesu," ujarnya.
Sebelumnya Polri melakukan perombakan untuk posisi tiga kapolda strategis yaitu Kapolda Metro Jaya, Kapolda Jawa Timur, dan Kapolda Jawa Barat.
Jabatan Kapolda Metro Jaya yang sebelumnya dipegang Irjen Nana Sudjana, digantikan oleh Irjen Mohammad Fadil Imran yang sebelumnya menjabat Kapolda Jatim. Sementara posisi Kapolda Jatim yang ditinggalkan Fadil Imran, digantikan Irjen Nico Afinta.
Posisi Kapolda Jawa Barat yang sebelumnya dijabat Irjen Rudy Sufahriadi, digantikan Irjen Ahmad Dofiri yang sebelumnya menjabat Asisten Logistik Kapolri.
Baca Juga: Nikita Mirzani Bongkar Masa Lalu Habib Rizieq: Penjual Minyak Wangi dan...
Tag
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan