Suara.com - Majelis Federal Rusia, Duma, mendukung RUU yang akan memberi kekebalan hukum bagi Vladimir Putin dan keluarganya meskipun presiden berusia 68 tahun sudah tak berkuasa lagi.
Menyadur BBC Kamis (19/11), RUU ini lolos pembacaan pertama di Duma pada hari Selasa, di mana sebagian besar anggota parlemen adalah partai pro-Putin United Russia seentara 37 anggota parlemen Komunis menentangnya.
Akan ada dua pembacaan Duma lagi hingga kemudian diteruskan ke Dewan Federasi dan Putin sendiri untuk ditandatangani.
Di bawah ketentuan kekebalan, mantan presiden dan keluarganya bisa menghindar dari penggeledahan atau interogasi polisi, atau penyitaan properti.
Mereka tidak akan dituntut atas kejahatan yang dilakukan seumur hidup, kecuali untuk tuduhan pengkhianatan atau kejahatan berat lainnya dalam keadaan luar biasa.
Salah satu penulis RUU sekaligus anggota parlemen Rusia Bersatu Pavel Krasheninnikov mengatakan hal ini untuk memberikan "jaminan penting bagi stabilitas negara dan masyarakat" kepada presiden.
Masa jabatan keempat Putin berakhir pada 2024, tapi amandemen ini memungkinkan dia mencalonkan diri untuk dua masa jabatan lagi.
Tokoh oposisi mengecam pemungutan suara referendum pada Juli lalu dengan mengatakan ia bertujuan menjadi "presiden seumur hidup". Klaim ini langsung dibantah Putin.
Baca Juga: Pelatih Rusia Berharap Skandal Masturbasi Artem Dzyuba Tak Lagi Dibahas
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
Komando Brigade Al-Qassam Tewas, Hamas Janji Pembalasan Menyakitkan untuk Israel
-
Ngerinya Pilpres di Negara Ini! Dua Staf Kampanye Capres Tewas Ditembak
-
Mirip Indonesia! Perlintasan Kereta Bangkok Jadi Mesin Pembunuh di Tengah Kota
-
Detik-detik Horor Kereta Barang Tabrak Bus di Thailand Korban Bergelimpangan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Viral Pedofil WN Jepang di Indonesia: Lecehkan WNI, Sebarkan Penyakit Menular Seksual
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?