Suara.com - Seorang aparatur sipil negara (ASN) ditemukan tewas di kamar hotel G7 di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (26/11/2020) sore, dengan dugaan sementara akibat COVID-19 mengacu dari hasil tes.
"Puskemas Kecamatan Sawah Besar pas ngetes ternyata reaktif COVID-19," ujar Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro seperti dikutip Antara, Jumat (27/11/2020)
Sementara ini, ASN tersebut diduga meninggal akibat COVID-19.
ASN tersebut diidentifikasi dari pekerjaan di KTP-nya.
Dia diketahui tinggal di Jalan Batu Amatis No 9 RT 6 RW 10, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur.
"Kalau pegawai negeri sipil (PNS) mana, saya belum tahu," ucapnya.
Eliantoro mengatakan pihaknya telah memeriksa rekaman CCTV hotel. Namun tidak mendapati hal-hal yang mencurigakan dari meninggalnya salah satu tamu hotel.
Dari hasil rekaman tersebut, terlihat korban itu datang seorang diri hingga ditemukan meninggal.
"Jenazah dibawa kemana kami belum tahu. Kami sedang kordinasi dengan Satgas COVID-19," kata dia. (Antara)
Baca Juga: Tetangga Habib Rizieq Reaktif Corona Kabur saat Mau Tes Swab
Berita Terkait
-
6 Fakta Mengerikan Mayat di Ciliwung: Benarkah ASN Kemendagri Korban Longsor?
-
Geger Mayat Ningsih Ditemukan Terkubur Dalam Rumah, Diketahui Usai Salat Jumat
-
Rizki Sempat Salat Subuh dan Berinfak Usai Buang Mayat Korban
-
Usai Buang Jenazah Korban ke Kali Pesanggrahan, Rizki Salat Subuh dan Berinfak Rp500 Ribu ke Masjid
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita
-
Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja
-
Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun
-
Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom
-
Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia
-
Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got
-
LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon
-
Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang
-
Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal
-
Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun