Suara.com - Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab sempat menghebohkan publik lantaran disebut kabur dari Rumah Sakit Ummi Bogor, Jawa Barat. Terkait itu, Rizieq kemudian buka suara.
Rizieq mengatakan dirinya lah yang meminta untuk pulang dengan alasan sudah merasa sehat. Selama dirawat, Rizieq yang meminta pihak RS UMMI Bogor menjalani cek kesehatan. Setelah dirawat beberapa hari, dirinya pula lah yang meminta untuk pulang.
"Sekali lagi saya terima kasih kepada seluruh manajemen RS UMMI yang beberapa waktu lalu telah menerima permohonan saya untuk general medical checkup di rs ini dan saya juga pulangnya atas permintaan saya karena memang kita sudah merasa segar sekali alhamdulillah," kata Rizieq dalam sebuah video yang diunggah akun Twitter @Kabar_FPI pada Minggu (29/11/2020).
"Hasil pemeriksaan semua baik dan mudah-mudahan ke depan tetap sehat walafiat," Rizieq menambahkan.
Rizieq mengaku dalam kondisi sehat. Meski demikian, ia tidak lupa untuk mengimbau kepada seluruh masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
Pria yang berusia 55 tahun itu juga mendoakan agar pandemi Covid-19 segera berakhir di tanah air.
"Insyaallah sebentar lagi kita akan ketemu di luar RS UMMI dan jangan lupa jaga prokes. Jangan lupa jaga jarak, jangan lupa kalau keluar rumah atau berkumpul wajib memakai masker," tuturnya.
"Insyaallah, Allah angkat pandemi dari Indonesia. Indonesia menjadi negara yang toyyib, makmur berkah dijauhkan dari segala penyakit. Amin ya rabbal alamin."
Sebelumnya, Rizieq kabur dari Rumah Sakit (RS) UMMI Bogor, Sabtu (28/11/2020) malam.
Padahal sebelumnya, Rizieq dinyatakan sebagai orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 seteah banyak berinteraksi dengan orang lain tanpa memperhatikan protokol kesehatan.
Baca Juga: Kabur dari RS, Nikita Mirzani Sarankan Habib Rizieq Ditembak Mati?
Hal itu dikatakan Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Hendri Fiuser. Bahkan polisi sudah resmi menyatakan Habib Rizieq kabur.
Habib Rizieq diketahui kabur melalui pintu belakang RS Ummi. Hal tersebut diketahui usai ada laporan dari pihak RS Ummi.
"Hasil koordinasi dan komunikasi dengan Security RS Ummi, bahwa yang bersangkutan telah meninggalkan RS Ummi melalui pintu belakang, diduga melalui gudang obat," katanya saat dihubungi SuaraJakarta.id, Minggu (29/11/2020).
Berita Terkait
-
Datang atau Tidak Pemeriksaan di Polda Besok, Semua Tergantung Habib Rizieq
-
Kabur dari RS, Nikita Mirzani Sarankan Habib Rizieq Ditembak Mati?
-
Tantang Mahfud MD Tindak Gibran Bikin Kerumunan, FPI: Jangan Diskriminatif!
-
Foto Naik Moge, Nikita Mirzani: Nyari Rijik yang Kabur Dari Rumah Sakit..
-
Sebut Habib Rizieq Nakal, Nikita Mirzani Naik Moge: Cari yang Kabur dari RS
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti
-
MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi
-
Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan
-
Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam