Suara.com - Artis Nikita Mirzani kembali membuat sindirian yang diduga buat Habib Rizieq. Bagaimana tidak, dia menyarankan agar pasien positif corona (Covid-19) yang kabur ditembak mati seperti negara Korea Utara.
Di Instagram, janda anak tiga itu mengunggah pemberitaan tentang Korea Utara yang menambak mati pejabatnya karena kabur dari rumah sakit.
"Harusnya kemarin yang kabur dari RS tuh ditembak kayak gini," tulis Nikita Mirzani dalam keterangan unggahannya di Instagram, Senin (30/11/2020).
Dikatakan bintang film Comic 8 ini, warga Indonesia tak akan sedih atau kehilangan jika sosok tersebut ditembak mati.
"Nggak akan sedih juga kok rakyat Indonesia kalau dia ditembak hahaha," sambungnya.
Kemarin, sambil mengunggah foto dirinya mengendarai motor, Nikita Mirzani buru Habib Rizieq. Artis 34 tahun ini bergaya gahar dengan satu jari menunjuk ke arah depan.
"Nyari Rijik yang kabur dari rumah sakit. Nakal ya kabur-kaburan mulu," tulis Nikita Mirzani, Minggu (29/11/2020).
Seperti yang telah diberitakan, Habib Rizieq dinyatakan sebagai orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19. Menyusul aktivitasnya yang berinteraksi dengan orang lain tanpa memperhatikan protokol kesehatan.
Kepergiannya pun belum bisa dipastikan apakah pimpinan FPI itu negatif virus corona.
Baca Juga: Nikita Mirzani Naik Moge Cari Habib Rizieq, Mutia Ayu Marah-marah
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan Habib Rizieq kabur melalui pintu belakang, gudang obat.
"Ini sedang didalami oleh Polresta Bogor, memang infonya seperti itu (meninggalkan rumah sakit), mendapat berita bahwa pasien di RS Ummi itu jam 9 malam keluar dari rumah sakit," ujarnya, Minggu (29/11/2020).
Habib Rizieq dan Nikita Mirzani diketahui tengah berseteru. Berawal saat bintang film Comic 8 itu mengomentari kepulangan sang habib. Ia juga mengatakan gelar dianggap sebagai tukang obat.
Habib Rizieq membalas. Dihadapan jemaahnya, sang ulama menyebut kata lonte yang diduga buat Nikita Mirzani.
Berita Terkait
-
Nikita Mirzani Ikutan Nyinyir saat Gilang Juragan 99 Flexing Jet Pribadi, Pecah Kongsi?
-
Kabar Terbaru Nikita Mirzani di Bui, Belajar Menjahit dan Sering Sakit Gigi
-
Nikita Mirzani Pertanyakan Putusan Hakim Soesilo, Sindir Ketimpangan Vonis Kasusnya vs Ronald Tannur
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Nikita Mirzani Berjuang di Balik Penjara: Kasusnya di MA Ternyata Bukan Pemerasan, Tapi ITE?
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sinopsis The House of the Spirits, Kisah 3 Wanita Tangguh di Keluarga Patriarki
-
Publik Bosan Dengar Klarifikasi Rizky Billar Dituding Pria 'Mokondo' sampai Pamer Honor Sinetron
-
Review Tiba-Tiba Setan: Ratu Felisha Kayaknya Wajib Main Film Komedi Lagi
-
Teuku Rassya Jalani Peusijuek Jelang Nikah, Tamara Bleszynski Tak Terlihat Hadir
-
Reuni di Film Tiba-Tiba Setan, Oki Rengga Ungkap Jasa Besar Lolox di Industri Hiburan
-
Steven Wongso Samakan Penjual Martabak dengan Pengedar Narkoba, Nicky Tirta Emosi
-
Bikin Nostalgia! Konser Tribute Daft Punk Terbesar Siap Guncang Jakarta Akhir April
-
Eric Morotti Drummer Suffocation Cabut dari Band, Capek Kerja Bareng Pecandu Narkoba
-
Reaksi Aisha Saat Tahu Punya Kakak Ressa, Denada Siapkan Pertemuan di Singapura
-
Siswi Korban Bully Diminta Uang Damai Rp200 Juta, Orangtua Pelaku Diduga Anggota DPRD Bekasi