Suara.com - Seorang wanita di Malaysia tak jadi bunuh diri karena takut melihat buaya air asin di sungai tempatnya melompat. Menyadur The Rakyat Post Selasa (01/12), wanita yang bekerja sebagai insinyur ini Tenaga Nasional Berhad ini melakukan percobaan bunuh diri di jembatan di Sungai Klang, Selangor.
Namun ia berubah pikiran dan buru-buru menyelamatkan diri karena ketakutan melihat buaya berdarah dingin yang mendekat ke arahnya. Ia berhasil berenang hingga ke tepian dan diselamatkan oleh warga.
Saksi mata mengklaim wanita itu memutuskan untuk memikirkan kembali keputusannya setelah melihat buaya di air.
Kosmo! melaporkan wanita ini mengalami stres berat hingga mencoba bunuh diri. Situs berita Utusan Malaysia melaporkan polisi menerima informasi sebelum pukul 7 malam dan menemukan wanitaitu dalam kondisi basah di pinggir jalan pada pukul 11.30 malam.
Sungai Klang adalah rumah bagi buaya air asin yang merupakan reptil terbesar di dunia dan memiliki panjang mencapai 6 meter dan berat lebih dari satu ton.
Departemen Margasatwa dan Taman Nasional Selangor (DWNP) secara teratur memantau saluran air negara bagian untuk melihat reptil tersebut dan bahkan melihat hewan tersebut sebagai daya tarik wisata potensial.
Selama ini masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap buaya-buaya ini, terutama saat musim hujan.
Direktur Selangor DWNP, Haidar Khan Mokbolhassan mengatakan pada Malay Mail, "Kami akan memasang jebakan jika ditemukan buaya yang mengancam nyawa manusia, namun jika dikatakan bahwa (seseorang) hanya melihat sekilas buaya, tidak perlu memasang jebakan karena sungai memang merupakan habitat alami buaya."
Catatan Redaksi:
Baca Juga: Viral! Video Buaya Berenang Santai di Bawah Pemukiman Apung Selambai
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan
-
Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar
-
OJK Blokir 36.735 Rekening, Mayoritas Terindikasi Judi Online
-
7 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Bapak-bapak dan Ibu-ibu
-
Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau
-
Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan
-
Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG