Suara.com - Tasyahud awal dan akhir merupakan salah satu rukun sholat yang harus ditegakkan setiap melakukan sholat. Baik itu sholat fardhu maupun sholat sunnah, umat Islam jangan meninggalkan tasyahud awal dan akhir. Makanya, simak bacaan tasyahud awal dan akhir berikut ini
Bacaan tasyahud awal dengan tasyahud akhir memiliki sedikit memiliki perbedaan. Tasyahud awal dilakukan pada rakaat kedua dan tasyahud akhir dilakukan pada rakaat akhir sebelum salam.
Posisi duduk ketika tasyahud awal yaitu kaki kanan ditegakkan sementara kaki kiri diduduki oleh pantat. Sedangkan posisi tasyahud akhir yaitu kaki kanan ditegakkan, kaki kiri dimasukkan ke bawah betis kaki kanan.
Pada tasyahud awal dan akhir, kita ketahui ada dua cara berisyarat dengan tangan kanan yakni, menggenggam semua jari kecuali jari telunjuk yang mengarah ke kiblat, menggenggam jari kelingking dan jari manis, membentuk lingkaran dengan jari tengah dan jempol, dan jari telunjuk berisyarat ke kiblat. Ketika tasyahud, jari telunjuk tangan kanan berisyarat ke arah kiblat dan pandangan mata ke arah jari telunjuk tersebut.
Bacaan tasyahud awal dan akhir memiliki sedikit perbedaan pada letak bacaan shalawat dalam tasyahud. Jika tasyahud awal hanya sampai shalawat Nabi Muhammad SAW sedangkan tasyahud akhir dilanjutkan dengan shalawat untuk keluarga Nabi Muhammad SAW dan Nabi Ibrahim.
Bacaan latin tasyahud awal:
Attahiyyaatul Mubaarakaatush Shalawaatuth Thoyyibaatulillaah.
Assalaamu'Alaika Ayyuhan Nabiyyu Wa Rahmatullaahi Wabarakaatuh, Assalaamu'Alaina Wa'Alaa Ibaadillaahishaalihiin.
Asyhaduallaa Ilaaha Illallaah, Wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rosuuluh.
Baca Juga: Bacaan Adzan Latin dan Artinya
Segala ucapan selamat, keberkahan, shalawat, dan kebaikan adalah bagi Allah.
Mudah-mudahan kesejahteraan dilimpahkan kepadamu wahai Nabi beserta rahmat Allah dan barakah-Nya. Mudah-mudahan kesejahteraan dilimpahkan pula kepada kami dan kepada seluruh hamba Allah yang shalih.
Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah melainkan Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu adalah hamba-Nya dan utusan-Nya
Pada tasyahud akhir, bacaan sama dengan tasyahud awal namun dilanjutkan dengan membaca doa seperti berikut:
Bacaan latin tasyahud akhir:
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI