Suara.com - Sebuah video keluarga yang mengamuk di rumah sakit beredar di jagat maya. Video tersebut memperlihatkan amukan keluarga karena pelayanan pihak rumah sakit.
Video itu diunggah oleh akun Facebook Bhen Khafany pada Kamis (10/12/2020). Tampak seorang pria mengamuk di belakang mobil ambulance.
Rupanya, amukan itu karena pelayanan rumah sakit yang tidak jelas. Berdasarkan unggahan tersebut, seorang ibu yang hendak melahirkan tidak kunjung mendapatkan penanganan.
Selama satu jam, ibu hamil itu tidur dalam ambulance. Pihak rumah sakit tidak segera memberikan penanganan.
Berdasarkan video tersebut, kejadian itu terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah Bima, Nusa Tenggara Barat.
"Pelayanan tidak jelas RSUD Bima. Sudah 1 jam ibu hamil tidur di dalam ambulance belum ada yang tanganin. Apakah wajar diperlakukan pasien seperti ini? Semoga ibu dan dedek bayinya selamat. Amiin Yaarabbal Aalamin," tulis akun tersebut, dikutip Suara.com.
Dalam video tersebut, memperlihatkan keluarga yang marah dan menangis. Sementara itu, pihak rumah sakit tidak segera memberikan penanganan.
Setelah beberapa menit, pihak rumah sakit pun akhirnya membawa ibu hamil itu untuk segera ditangani.
Video tersebut viral dan telah ditonton hingga 171 ribu tayangan. Kolom komentar unggahan banjir komentar dari warganet.
Baca Juga: 4 Kandungan Skincare yang Sebaiknya Dihindari Saat Hamil dan Menyusui
"Bodoh banget sih. Itu kan bukan pasien corona. Itu kan pasien ibu hamil yang mau melahirkan. Aneh." komentar akun Muna*** Mun****.
"Itu bukan rumah sakit melainkan rumah tempat orang-orang tidak punya hati. Mereka lahir bukan dari perut ibu melainkan perutnya setan makanya mereka pihak rumah sakit tidak punya hati," tulis akun Yul*** Yu**.
"Ya Allah kasihan sekali," komentar akun Hana*********.
"Kasihan sekali ibunya," ujar akun Jeda *****.
Berita Terkait
-
Ibu Melahirkan Disuruh Menunggu Sejam di Ambulans, Keluarga Ngamuk
-
Peringatan, 3 Kelompok ini Tak Boleh Suntik Vaksin Virus Corona Covid-19!
-
4 Kandungan Skincare yang Sebaiknya Dihindari Saat Hamil dan Menyusui
-
Facebook Digugat, Dipaksa Lepaskan Instagram dan WhatsApp
-
Ngenes! Simpan di Kaleng, Uang Rp 1 Miliar Nenek Ini Ludes Dimakan Serangga
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara