Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria telah selesai melakukan isolasi mandiri setelah hasil swab PCRnya ditanyakan negatif Covid-19. Ia lantas menghadiri kegiatan secara fisik.
Kegiatan yang langsung diikuti Riza secara fisik adalah rapat paripurna DPRD DKI Jakarta dengan agenda Penyampaian Pemandangan Umum fraksi-fraksi terkait Rancangan Peraturan Daerah atau Raperda tentang perubahan Perda nomor 1 tahun 2015.
Aturan itu mengatur soal Rencana Detail Tata Ruang atau RDTR dan Peraturan Zonasi. Tiap fraksi DPRD DKI menyampaikan pendapatnya mengenai aturan yang diajukan pihak Pemprov DKI.
Agenda ini dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB tapi baru mulai sekitar pukul 10.25 WIB. Riza memang awalnya diagendakan hadir secara fisik dalam acara itu.
Namun menjelang acara dimulai ternyata Riza sempat dinyatakan tak jadi datang secara fisik. Posisinya akan digantikan Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Sri Haryati.
Sri yang sudah datang lebih dulu mengatakan Riza hanya akan hadir secara virtual melalui aplikasi rapat online.
"Enggak, nanti ada pak Wagub. Tapi nanti virtual," ujar Sri di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (14/12/2020).
Namun ternyata menjelang rapat dimulai, Riza datang dari sebelah kiri ruang rapat paripurna. Ia langsung masuk dan duduk di kursi eksekutif di jajaran pimpinan rapat.
Riza tampak mengenakan jas hitam lengkap dengan masker dan peci. Politisi Gerindra itu akan menyampaikan jawaban pihaknya atas pemandangan fraksi-fraksi.
Baca Juga: Kisah Inspiratif Wagub DKI Riza Sembuh dari Covid-19
Dalam rapat paripurna, seharusnya pihak eksekutif dihadiri oleh pimpinan tertingggi, yakni Gubernur Anies Baswedan. Namun Anies diduga masih menjalani isolasi mandiri karena terjangkit Covid-19 dan Riza mewakilinya.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan dirinya sudah selesai menjalani masa isolasi mandiri karena terpapar Covid-19. Bahkan Riza juga menyampaikan kondisi kesehatannya sekarang ini.
Melalui akun resmi instagram miliknya @bangariza, Riza mengaku dalam kondisi sehat dan segar. Hingga sekarang ini, dirinya menyatakan tak merasakan sakit apapun.
"Alhamdulilah saya sehat, segar, aman terkendali tanpa merasakan keluhan apapun selama masa isolasi hingga hari ini," ujar Riza, Jumat (11/12) lalu.
Riza mengatakan isolasi mandiri yang ia jalani di rumah dinasnya berlangsung selama 13 hari sebelum akhirnya hasil swab test RT-PCR menunjukan dirinya sudah negatif Covid-19. Selama dikarantina juga, Riza mengaku tetap bekerja seperti biasa.
"Selama lebih kurang 13 hari, saya masih tetap dapat bekerja seperti biasa, lokasinya saja yang berbeda, dari tempat isolasi di rumah," kata Riza.
Berita Terkait
-
Pramono Wukuf di Arafah, Rano Karno Salat Id di Saf Depan Bersama Warga di Balai Kota
-
Pacu Investasi, Pemprov DKI Siapkan Perizinan Mudah dan Insentif bagi Pengusaha
-
Geram Setahun Masalah Tak Kelar! Rano Karno Pimpin Langsung Penertiban Parkir di Lebak Bulus
-
Parkir Liar Merajalela di Tanah Abang, Rano Karno Janjikan 'Bersih-Bersih' Total dalam 3 Hari!
-
Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil
-
Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya