Suara.com - Sebuah cuitan di akun Twitter @tanyainrl dibanjiri oleh komentar warganet. Cuitan itu mengunggah sebuah foto berisi potongan pesan WhatsApp seorang ayah pada anak perempuannya.
Foto itu memperlihatkan pesan sang ayah yang tidak pernah melarang anaknya untuk melakukan sesuatu di masa mudanya. Ayahnya menyuruh purtinya itu untuk tak perlu memikirkan dan mendengarkan omongan orang lain terhadap anaknya.
"Yang bilang kamu habisin uang itu siapa? Papa kerja juga buat kamu sebisa mungkin papa kerja buat memenuhi kebuthan kamu. Jangan dengerin kata orang," tulis chat itu.
Ayahnya yang juga mengetahui kenakalan putrinya di luar rumah, hanya memaklumi perilaku anaknya itu.
"Caca mau ke club itu juga apa papa pernah larang? Yang penting tahu batas wajarnya Caca kayak gimana. Kamu sudah besar tahu mana baik buruknya buat diri kamu sendiri. Yang penting selalu ingat pesan papa. Jaga Mahkota mu," nasehat ayahnya.
Ayahnya yang merasa waktu bermain anaknya akan berkurang ketika Caca purtinya itu mulai berkuliah, menasehati agar Caca untuk menikmati masa mudanya dengan bersenang-senang.
"Kamu masih muda masih butuh waktu buat senang-senang bair nanti tahu dunia keras seperti apa. Papa wajarin karena papa juga pernah muda, nanti apalagi kamu kalau sudah kuliah jadi ambil kedokteran bahkan kamu nanti waktu buat kamu sennag-senang itu bahkan berkurang. Banyak hal yang kamu harus pelajari," lanjut chat ayahnya.
Tak hanya memaklumi putrinya, sosok ayah ini juga memahami putranya yang merokok.
"Papa juga bahkan tahu si A'a di rumang nggak ngerokok tapi di luar itu pasti A'a ngerokok. Itu tanda masi menghormati papa sebagai anaknya," terang ayahnya.
Baca Juga: Viral Lelaki Larang Calon Istri Nikah Pakai Gaun Putih Karena Tak Perawan
Diakhir wejangan, sang ayah mengingatkan anaknya untuk tetap menikmati kesenangan di masa hidupnya.
"Hidup cuma sekali kecuali hidup dua kali, namanya mati suri," celetuk ayahnya.
"Ayo hidup harus dibawa happy," ajak ayahnya di akhir chat itu.
Tampak sang ayah begitu menyayangi kedua anaknya itu.
Cuitan di akun @tanyainrl lantas menarik perhatian warganet. Hingga hari ini sudah lebih dari 34 ribu suka dan 3,4 ribu tweet kutipan menghiasi cuitan itu.
Tak warganet membalas komentar mengenai wejangan sang ayah di chat WhatsApp tersebut.
Berita Terkait
-
Mager Foto Ulang, Hasil Editan Menu Ayam Geprek Sambal Ijo Ini Bikin Emosi
-
Heboh Gambar Peta Dunia di Tiang Listrik, Bikin Publik Bertanya-tanya
-
Pamer Bersihkan Rumah ke Istri, Lelaki Ini Mengaku Tiba-tiba Merasa Seksi
-
Disebut-sebut Mirip Chef Juna, Sosok Pembalap Liar Ini Mendadak Viral
-
Viral Lelaki Larang Calon Istri Nikah Pakai Gaun Putih Karena Tak Perawan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa