Suara.com - Pendiri Partai Ummat Amien Rais mengaku mengendus bau-bau renaissance atau kelahiran kembali Orde Baru (Orba) di era pemerintahan Presiden Jokowi.
Hanya saja, Amien Rais menemukan adanya perbedaan di antara keduanya. Dalam hal ini, Amien Rais menyoroti peranan mahasiswa.
Amien Rais mengklaim mahasiswa yang berperan sebagai moral force tidak lagi terdengar gaungnya selama pemerintahan Jokowi.
Menurut dia, hal itu bertolak belakang dengan masa Orba yang mana para mahasiswa lebih garang menunjukkan taji perlawanannya.
"Saya kira bedanya rezim Pak Jokowi dibandingkan dengan Pak Harto itu adalah bisa mengendalikan mahasiswa, jadi mahasiswa sebagai Moral Force sekarang tidak terdengar," kata Amien Rais dikutip Suara.com dari video berjudul "Kebangkitan Neo-Orde Baru #LawanKezaliman" yang diunggah dalam kanal YouTube Amien Rais Official, Rabu (16/12/2020).
Selain peranan mahasiswa, Amien Rais juga menyinggung buruh yang melakukan aksi menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja.
"Saya juga melihat aneh saat rakyat turun ke jalan di berbagai kota besar di Indonesia, menentang UU Cipta Kerja itu. Tapi saya kaget sekali bahwa tokoh-tokoh buruh mengatakan kita harus menentang Omnibus Law, tapi di tempat kerja masing-masing. Itu karena (buruh) sudah keluar masuk istana," tukas Amien Rais.
Kemudian Amien Rais mengingatkan, kekuasaan yang didasarkan atas ketidakbenaran pasti akan sirna cepat atau lambat.
"Kekuasaan yang bertumpu kepada menurut saya ketidakbenaran itu akan collabse, (untuk waktunya) hanya Allah yang mengetahui," tegas dia melanjutkan.
Baca Juga: Amien Rais: Saya Mencium Kebangkitan Orba di Era Pemerintahan Jokowi
Dalam video itu, Amien Rais menguraikan persamaan antara Orba dan Pemerintahan Jokowi yang membuatnya menilai serupa.
Adapun indikator yang dipakai oleh Amien Rais yakni adanya kultus individu, penggenggaman lembaga-lembaga negara, adanya pengusaha yang bekerja sama dengan penguasa, nepotisme, dan penguatan internal istana.
Menurut Amien Rais, pemerintahan Jokowi memenuhi lima indikator tersebut sehingga dinilai olehnya serupa dengan Orba.
"Di zaman Pak Jokowi ini, memang saya melihat ada semacam proses reinkarnasi, kebangkitan, atau kelahiran Orde Baru yang sudah kita ucapkan good bye. Tapi kemudian memang sebetulnya sedang muncul kembali," ujar Amien Rais.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai